Teuku kabur usai diperiksa KPK
Selasa, 25 September 2012 - 19:32 WIB
Teuku kabur usai diperiksa KPK
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Operasional I PT Adhi Karya Teuku Bagus Mohamad Noor langsung kabur begitu keluar dari kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Teuku diperiksa sebagai saksi kasus korupsi pembanguan gedung Sekolah Olahraga Nasional (SON) Hambalang.
"Dia akan diperiksa untuk pengembangan penyidikan," kata Juru Bicara KPK Johan Budi kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (25/9/2012).
Berdasarkan pengamatan di Gedung KPK, Teuku keluar sekira pukul 15.33 WIB, ditemani oleh dua orang rekannya. Dia mengenakan kemeja biru lengan panjang. Dengan berlari menuju mobilnya B 8012 VX, di depan gedung Jasaraharja, disamping gedung KPK, Teuku melintasi kerumunan para wartawan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Teuku pernah menjabat sebagai Ketua Kerja sama Operasi (KSO) antara PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya dalam proyek Hambalang. Mantan Sesmenpora Wafid Muharram pernah menyebut namanya, usai menjalani kesaksian di KPK.
Dalam pengakuannya, Wafid mengatakan pernah bertemu Teuku Bagus untuk urusan Hambalang di kantornya, di Kementerian Pemuda dan Olahraga. "Iya pernah ketemu kalau di kantor. Ya, Teuku pernah datang ke kantor saya," terang Wafid.
KPK sendiri sudah melakukan pemeriksaan terhadap lebih dari 70 orang terkait kasus yang memakan biaya sekira RP2,5 triliyun tersebut.
Kasus ini sendiri kemudian menyeret nama-nama besar seperti Muhammad Nazaruddin, Andi Malarangeng, Anas Urbaningrum, serta Attiyah Laila yang juga istri Anas. Namun, KPK diketahui baru menetapkan Deddy Kusdinar selaku Pejabat Pembuat Komitmen Proyek Hambalang sebagai tersangka.
"Dia akan diperiksa untuk pengembangan penyidikan," kata Juru Bicara KPK Johan Budi kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (25/9/2012).
Berdasarkan pengamatan di Gedung KPK, Teuku keluar sekira pukul 15.33 WIB, ditemani oleh dua orang rekannya. Dia mengenakan kemeja biru lengan panjang. Dengan berlari menuju mobilnya B 8012 VX, di depan gedung Jasaraharja, disamping gedung KPK, Teuku melintasi kerumunan para wartawan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Teuku pernah menjabat sebagai Ketua Kerja sama Operasi (KSO) antara PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya dalam proyek Hambalang. Mantan Sesmenpora Wafid Muharram pernah menyebut namanya, usai menjalani kesaksian di KPK.
Dalam pengakuannya, Wafid mengatakan pernah bertemu Teuku Bagus untuk urusan Hambalang di kantornya, di Kementerian Pemuda dan Olahraga. "Iya pernah ketemu kalau di kantor. Ya, Teuku pernah datang ke kantor saya," terang Wafid.
KPK sendiri sudah melakukan pemeriksaan terhadap lebih dari 70 orang terkait kasus yang memakan biaya sekira RP2,5 triliyun tersebut.
Kasus ini sendiri kemudian menyeret nama-nama besar seperti Muhammad Nazaruddin, Andi Malarangeng, Anas Urbaningrum, serta Attiyah Laila yang juga istri Anas. Namun, KPK diketahui baru menetapkan Deddy Kusdinar selaku Pejabat Pembuat Komitmen Proyek Hambalang sebagai tersangka.
(san)