Ini alasan KPK tolak tawaran 14 Pati Polri

Selasa, 18 September 2012 - 18:55 WIB
Ini alasan KPK tolak...
Ini alasan KPK tolak tawaran 14 Pati Polri
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diketahui telah menolak 14 perwira tinggi Polri yang telah ditawarkan Mabes Polri untuk mengisi posisi penting deputi di lembaga antikorupsi tersebut.

Namun, KPK beralasan bahwa mereka memang tidak lolos dalam seleksi recruitment pejabat struktural dikarenakan dibutuhkan standarisasi tersendiri untuk jabatan tersebut.

"KPK itu punya standar untuk rekrut pejabat struktural. Kalau Direktur Penyidik itu selalu dari Polri, terakhir Yurod sekarang dalam proses seleksi untuk menggntikan pak Yurod," kata Juru Bicara, Johan Budi di Gedung KPK, Jakarta (18/9/2012).

Johan menjelaskan, berbagai posisi di KPK yang berkaitan dengan penindakan bisa diisi dari beberapa institusi, seperti Kejaksaan, Kepolisian, dan BPKP.

Dia membenarkan, pihaknya sebelum penarikan ke-20 penyidik Polri pernah mengadakan tes untuk Deputi Penindakan dari Kepolisian dan Kejaksaan yang masing-masing berjumlah satu orang. Mereka semua harus menjalani interview dengan pimpinan KPK.

"Bukan jatah-jatahan memang sebelumnya Deputi Penindakan KPK dijabat Irjen Ade Raharja. Tidak otoamatis dari Kepolisian soal beberapa orang yang diseleksi itu dua atau tiga, demikian juga untuk posisi Direktur Penuntutan Kejagung mengirim tiga sampai empat diseleksi pihak independen," terangnya.

Kriteria penyidik di KPK, terang Johan, harus mempunyai pengetahuan penyidikan, soal integritas, kapabilitas dan dituangkan melalui proses seleksi yang dilakukan pihak independen, bukan dari KPK.

"KPK menentukan kriteria. Pegawai KPK yang lain juga melalui proses yang sama. Ada beberapa kriteria-kriteria yang dipatok KPK untuk rekrut. Harus punya standar yang sama," simpulnya.

Sementara itu, Johan juga menyampaikan untuk posisi Direktur Penyidikan, pihaknya melakukan seleksi administasi dan melakukan serangkaian tes. "Biasanya kalau tidak 3-4 orang yang dikirim calon dan kalau untuk Dirdik itu komisaris besar yang senior," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Profil Aryanto Sutadi,...
Profil Aryanto Sutadi, Purnawirawan Polri yang Sempat Maju Capim KPK
Polri Rekomendasikan...
Polri Rekomendasikan 4 Pati Seleksi Capim dan Dewas KPK
Pernyataan Lengkap Brigjen...
Pernyataan Lengkap Brigjen Endar Priantoro Usai Dicopot dari Direktur Penyelidikan KPK
Polri Siapkan Posisi...
Polri Siapkan Posisi untuk 57 Mantan Pegawai KPK
Firli Bahuri Lantik...
Firli Bahuri Lantik 2 Deputi KPK, Salah Satunya Jenderal Polisi
9 Kapolda Setahun Lebih...
9 Kapolda Setahun Lebih Menjabat, Ada Eks Deputi Penindakan KPK hingga Mantan Ajudan Jokowi
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved