TNI AU gelar latihan operasi udara
Kamis, 13 September 2012 - 16:50 WIB
TNI AU gelar latihan operasi udara
A
A
A
Sindonews.com - TNI Angkatan Udara (AU) menggelar lima jenis operasi udara dalam latihan puncak bersandi Angkasa Yudha dengan melibatkan sekitar 2.000 prajurit. Selain itu, TNI AU juga menurunkan berbagai jenis pesawat tempur, angkut, dan helikopter.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI Azman Yunus mengatakan, latihan puncak dengan sandi Angkasa Yudha tersebut dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu gladi pos komando (gladi posko) dan gladi lapangan (gladi manlap).
Gladi posko akan dilaksanakan di Seskoau Lembang, sedangkan manuver lapangan bertempat di Tanjung Pandan dengan melibatkan unsur pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Latihan puncak berupa gladi lapangan dilakukan pada Oktober mendatang.
"Persiapan latihan sudah berjalan, berupa penyiapan rencana operasi dan rapat persiapan di Markas Kodikau pada hari ini," katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Sementara itu, Direktur Latihan (Dirlat) Angkasa Yudha Marsekal Muda TNI Ida Bagus Anom menuturkan, dalam latihan yang akan melibatkan sekitar 2.000 personel ini akan meliputi lima operasi udara, yaitu operasi serangan udara strategis, lawan udara ofensif, pertahanan udara, operasi informasi, dan operasi dukungan udara.
"TNI AU akan melaksanakan keseluruhan macam operasi udara, termasuk pengungsian medik udara sebagai bagian dari operasi dukungan udara yang sudah cukup lama tidak dimainkan," ujarnya.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI Azman Yunus mengatakan, latihan puncak dengan sandi Angkasa Yudha tersebut dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu gladi pos komando (gladi posko) dan gladi lapangan (gladi manlap).
Gladi posko akan dilaksanakan di Seskoau Lembang, sedangkan manuver lapangan bertempat di Tanjung Pandan dengan melibatkan unsur pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Latihan puncak berupa gladi lapangan dilakukan pada Oktober mendatang.
"Persiapan latihan sudah berjalan, berupa penyiapan rencana operasi dan rapat persiapan di Markas Kodikau pada hari ini," katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Sementara itu, Direktur Latihan (Dirlat) Angkasa Yudha Marsekal Muda TNI Ida Bagus Anom menuturkan, dalam latihan yang akan melibatkan sekitar 2.000 personel ini akan meliputi lima operasi udara, yaitu operasi serangan udara strategis, lawan udara ofensif, pertahanan udara, operasi informasi, dan operasi dukungan udara.
"TNI AU akan melaksanakan keseluruhan macam operasi udara, termasuk pengungsian medik udara sebagai bagian dari operasi dukungan udara yang sudah cukup lama tidak dimainkan," ujarnya.
(lil)