Empat perwira Polri kompak tutupi identitas
Senin, 10 September 2012 - 12:28 WIB
Empat perwira Polri kompak tutupi identitas
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini diketahui melakukan pemeriksaan terhadap empat perwira Polri terkait kasus korupsi pengadaan alat simulator SIM di Korlantas Polri. Namun ketika memasuki gedung KPK, keempatnya kompak mengaku tidak membawa kartu identitas.
Keempat perwira Polri yang akan diperiksa adalah Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wisnu Buddhaya, Kompol Endah Purwaningih, Kompol Ni Nyoman Suwartini, serta AKBP Wandi Rustiawan. Mereka tiba bersamaan di Gedung KPK sekira pukul 10.50 WIB.
Begitu tiba di Gedung KPK, mereka juga menolak memberikan komentar apapun kepada awak media. Keempat perwira tersebut seakan telah kompak untuk menutup rapat mulut mereka.
Selain itu, keempat perwira Polri tersebut seakan akan berusaha menutupi identitas mereka dari publik. Ini terlihat ketika mereka tidak bisa menunjukan identitas diri saat diminta oleh petugas KPK.
“Saya tidak bawa. Tertinggal di mobil,“ dalih Kompol Ni Nyoman Suwartini saat diminta menunjukkan kartu identitas oleh petugas KPK, Senin (10/9/2012).
Sementara itu, tiga perwira polri lainnya hanya diam saat awak media mempertanyakan mengapa perwira Polri tersebut tidak bisa menunjukkan identitas mereka. Mereka memilih langsung masuk ke dalam gedung tanpa meladeni pertanyaan wartawan.
Dalam pemeriksaan sebelumnya, penyidik KPK memerlukan waktu hingga puluhan jam guna melengkapi berkas penyidikan terhadap tersangka utama dalam kasus ini, mantan Kepala Koordinator Lalu lintas (Korlantas) tahun 2011 Irjen Polisi Djoko Susilo.
Keempat perwira Polri yang akan diperiksa adalah Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wisnu Buddhaya, Kompol Endah Purwaningih, Kompol Ni Nyoman Suwartini, serta AKBP Wandi Rustiawan. Mereka tiba bersamaan di Gedung KPK sekira pukul 10.50 WIB.
Begitu tiba di Gedung KPK, mereka juga menolak memberikan komentar apapun kepada awak media. Keempat perwira tersebut seakan telah kompak untuk menutup rapat mulut mereka.
Selain itu, keempat perwira Polri tersebut seakan akan berusaha menutupi identitas mereka dari publik. Ini terlihat ketika mereka tidak bisa menunjukan identitas diri saat diminta oleh petugas KPK.
“Saya tidak bawa. Tertinggal di mobil,“ dalih Kompol Ni Nyoman Suwartini saat diminta menunjukkan kartu identitas oleh petugas KPK, Senin (10/9/2012).
Sementara itu, tiga perwira polri lainnya hanya diam saat awak media mempertanyakan mengapa perwira Polri tersebut tidak bisa menunjukkan identitas mereka. Mereka memilih langsung masuk ke dalam gedung tanpa meladeni pertanyaan wartawan.
Dalam pemeriksaan sebelumnya, penyidik KPK memerlukan waktu hingga puluhan jam guna melengkapi berkas penyidikan terhadap tersangka utama dalam kasus ini, mantan Kepala Koordinator Lalu lintas (Korlantas) tahun 2011 Irjen Polisi Djoko Susilo.
(ysw)