NasDem harus jaga soliditas
Senin, 10 September 2012 - 07:11 WIB
NasDem harus jaga soliditas
A
A
A
Sindonews.com - Seluruh kader Partai NasDem diharapkan selalu menjaga dan meningkatkan soliditas agar perjuangan melalui gerakan perubahan menuju Indonesia yang jauh lebih baik segera terwujud.
Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, dengan struktur dan infrastruktur yang mencapai 100 persen di seluruh daerah di Indonesia, NasDem kini menjadi kekuatan yang sangat diperhitungkan.
Berbagai kalangan yakin bahwa NasDem mampu berperan banyak membawa perubahan seperti yang diharapkan seluruh masyarakat. Karena itu, kata HT, kepercayaan ini jangan sampai disiasiakan, apalagi terkendala oleh persoalan internal.
“Seluruh kader harus tetap solid,bersatu padu,bekerja keras, dan bekerja cepat bagaimana supaya kita bisa menang (dalam Pemilu 2014) agar gerakan perubahan bisa segera kita wujudkan,” ujar HT saat menyampaikan orasi politiknya di hadapan ribuan warga dalam acara halal bihalal Partai NasDem dan masyarakat yang digelar DPW Partai NasDem DKI Jakarta di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, kemarin.
Halalbihalal bertema “Dari NasDem untuk Rakyat” ini dihadiri pula oleh Ketua Majelis Tinggi Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum DPP Partai NasDem Patrice Rio Capella, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai NasDem, dan Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta Armyn Gultom.
HT melanjutkan,kemenangan Partai NasDem dalam Pemilu 2014 sangat menentukan berjalan tidaknya berbagai program gerakan perubahan menuju Indonesia lebih baik. Menurut HT, Partai NasDem hadir untuk melayani perubahan dan melayani masyarakat. Bukan mau dilayani.
“Kita bersama akan menyentuh dan membenahi berbagai persoalan bangsa agar kesejahteraan rakyat Indonesialebihbaik. Negarakitapun akan disegani lagi di lingkup internasional,” tegasnya.
Dalam orasinya kemarin, CEO MNC Group itu mengungkapkan bahwa keberadaan dan kegiatan Partai NasDem di lingkup DKI Jakarta sudah cukup baik. Sebagai daerah yang menjadi barometer dalam berbagai bidang, jumlah kader NasDem di Jakarta cukup signifikan.
“Tentu kita terus berharap agar semua aspek terus ditingkatkan. Jumlah kader semakin banyak, tapi kualitasnya pun bertambah baik,” kata HT.
Dia juga berharap banyak pemimpin bangsa ini yang mau melakukan introspeksi dan mulai peka terhadap beragam masalah yang terjadi di Tanah Air. Dia mengajak seluruh komponen bangsa untuk terlibat dalam agenda mencari solusi dan memperbaiki berbagai soal bangsa.
Dengan demikian, akan selalu ada titik terang di tengah berbagai soal yang ada sekarang ini seperti masalah keamanan, kebijakan ekonomi, dan lainnya.
Di tempat yang sama,Ketua Majelis Tinggi Partai NasDem Surya Paloh menyoroti perlunya kembali membangun moralitas bangsa dan negara. Menurut Surya, bangsa Indonesia bukanlah bangsa yang membeda-bedakan suku dan agama.
“Indonesia Raya itu Indonesia besar, Indonesia Raya itu Indonesia yang seutuhnya, tidak mengenal Indonesia setengah- setengah. Kita berdiri tegak dengan prinsip-prinsip kebinekaan itu. Inilah Indonesia seutuhnya,” ujar Surya.
Menurut dia, saat ini sebagian besar masyarakat masih merasa khawatir banyak parpol yang hanya mencari kekuasaan dan jabatan. Namun NasDem justru anti dengan hal-hal seperti itu, bahkan menjadi komitmen untuk memeranginya demi membangun kembali moralitas bangsa.
Menekan Konflik Sosial
Sebelumnya, saat menjadi pembicara dalam Silaturahmi Tokoh Bangsa IV di Kantor Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Jakarta, pekan lalu, HT mengatakan semua konflik sosial yang kerap terjadi di negara ini dapat diminimalkan jika Indonesia memiliki pemerintahan yang kuat.
“Inti untuk mencegah intoleransi yang ada di masyarakat, kita membutuhkan pemerintahan yang kuat,” ujarnya.
Menurut HT, pemerintahan yang kuat bakal mampu memperkecil kesenjangan antara orang kaya dan miskin.
Kepemimpinan yang kuat dapat membuat kebijakan hukum, ekonomi, dan bidang lainnya menjadi lebih adil. Selain itu,kata dia,ideologi negara kita Pancasila harus lebih giat diterapkan di seluruh lapisan masyarakat mulai dari pemerintahan, pendidikan sampai ke tatanan masyarakat. “Jika Pancasila ditegakkan, hal itu dapat menghilangkan intoleransi,” tuturnya.
HT menuturkan, untuk menghilangkan intoleransi, mulai kini kita tidak perlu lagi memperdebatkan perbedaan dan keberagaman.
Dekat dengan Rakyat
Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta Armyn Gultom mengatakan, acara halalbihalal kemarin digelar untuk lebih menyosialisasikan dan mendekatkan partainya dengan masyarakat.
Karena itu, lokasi pun dipilih di lapangan sepak bola sehingga jauh dari kesan eksklusif dan serbamewah. “ Kami harapkan kesederhanaan ini bisa lebih mendekatkan NasDem dengan rakyat. Kegiatan seperti ini jangan hanya dilaksanakan mendekati pemilu,” ujarnya.
Acara kemarin dimeriahkan sejumlah hiburan dan atraksi seperti rampak beduk, penampilan anak jalanan penghuni rumah singgah, dan musik.
Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, dengan struktur dan infrastruktur yang mencapai 100 persen di seluruh daerah di Indonesia, NasDem kini menjadi kekuatan yang sangat diperhitungkan.
Berbagai kalangan yakin bahwa NasDem mampu berperan banyak membawa perubahan seperti yang diharapkan seluruh masyarakat. Karena itu, kata HT, kepercayaan ini jangan sampai disiasiakan, apalagi terkendala oleh persoalan internal.
“Seluruh kader harus tetap solid,bersatu padu,bekerja keras, dan bekerja cepat bagaimana supaya kita bisa menang (dalam Pemilu 2014) agar gerakan perubahan bisa segera kita wujudkan,” ujar HT saat menyampaikan orasi politiknya di hadapan ribuan warga dalam acara halal bihalal Partai NasDem dan masyarakat yang digelar DPW Partai NasDem DKI Jakarta di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, kemarin.
Halalbihalal bertema “Dari NasDem untuk Rakyat” ini dihadiri pula oleh Ketua Majelis Tinggi Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum DPP Partai NasDem Patrice Rio Capella, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai NasDem, dan Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta Armyn Gultom.
HT melanjutkan,kemenangan Partai NasDem dalam Pemilu 2014 sangat menentukan berjalan tidaknya berbagai program gerakan perubahan menuju Indonesia lebih baik. Menurut HT, Partai NasDem hadir untuk melayani perubahan dan melayani masyarakat. Bukan mau dilayani.
“Kita bersama akan menyentuh dan membenahi berbagai persoalan bangsa agar kesejahteraan rakyat Indonesialebihbaik. Negarakitapun akan disegani lagi di lingkup internasional,” tegasnya.
Dalam orasinya kemarin, CEO MNC Group itu mengungkapkan bahwa keberadaan dan kegiatan Partai NasDem di lingkup DKI Jakarta sudah cukup baik. Sebagai daerah yang menjadi barometer dalam berbagai bidang, jumlah kader NasDem di Jakarta cukup signifikan.
“Tentu kita terus berharap agar semua aspek terus ditingkatkan. Jumlah kader semakin banyak, tapi kualitasnya pun bertambah baik,” kata HT.
Dia juga berharap banyak pemimpin bangsa ini yang mau melakukan introspeksi dan mulai peka terhadap beragam masalah yang terjadi di Tanah Air. Dia mengajak seluruh komponen bangsa untuk terlibat dalam agenda mencari solusi dan memperbaiki berbagai soal bangsa.
Dengan demikian, akan selalu ada titik terang di tengah berbagai soal yang ada sekarang ini seperti masalah keamanan, kebijakan ekonomi, dan lainnya.
Di tempat yang sama,Ketua Majelis Tinggi Partai NasDem Surya Paloh menyoroti perlunya kembali membangun moralitas bangsa dan negara. Menurut Surya, bangsa Indonesia bukanlah bangsa yang membeda-bedakan suku dan agama.
“Indonesia Raya itu Indonesia besar, Indonesia Raya itu Indonesia yang seutuhnya, tidak mengenal Indonesia setengah- setengah. Kita berdiri tegak dengan prinsip-prinsip kebinekaan itu. Inilah Indonesia seutuhnya,” ujar Surya.
Menurut dia, saat ini sebagian besar masyarakat masih merasa khawatir banyak parpol yang hanya mencari kekuasaan dan jabatan. Namun NasDem justru anti dengan hal-hal seperti itu, bahkan menjadi komitmen untuk memeranginya demi membangun kembali moralitas bangsa.
Menekan Konflik Sosial
Sebelumnya, saat menjadi pembicara dalam Silaturahmi Tokoh Bangsa IV di Kantor Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Jakarta, pekan lalu, HT mengatakan semua konflik sosial yang kerap terjadi di negara ini dapat diminimalkan jika Indonesia memiliki pemerintahan yang kuat.
“Inti untuk mencegah intoleransi yang ada di masyarakat, kita membutuhkan pemerintahan yang kuat,” ujarnya.
Menurut HT, pemerintahan yang kuat bakal mampu memperkecil kesenjangan antara orang kaya dan miskin.
Kepemimpinan yang kuat dapat membuat kebijakan hukum, ekonomi, dan bidang lainnya menjadi lebih adil. Selain itu,kata dia,ideologi negara kita Pancasila harus lebih giat diterapkan di seluruh lapisan masyarakat mulai dari pemerintahan, pendidikan sampai ke tatanan masyarakat. “Jika Pancasila ditegakkan, hal itu dapat menghilangkan intoleransi,” tuturnya.
HT menuturkan, untuk menghilangkan intoleransi, mulai kini kita tidak perlu lagi memperdebatkan perbedaan dan keberagaman.
Dekat dengan Rakyat
Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta Armyn Gultom mengatakan, acara halalbihalal kemarin digelar untuk lebih menyosialisasikan dan mendekatkan partainya dengan masyarakat.
Karena itu, lokasi pun dipilih di lapangan sepak bola sehingga jauh dari kesan eksklusif dan serbamewah. “ Kami harapkan kesederhanaan ini bisa lebih mendekatkan NasDem dengan rakyat. Kegiatan seperti ini jangan hanya dilaksanakan mendekati pemilu,” ujarnya.
Acara kemarin dimeriahkan sejumlah hiburan dan atraksi seperti rampak beduk, penampilan anak jalanan penghuni rumah singgah, dan musik.
(lns)