Diperiksa KPK, ZD siapkan pembuktian terbalik
Jum'at, 07 September 2012 - 14:40 WIB
Diperiksa KPK, ZD siapkan pembuktian terbalik
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Komisi VIII dari Fraksi Partai Golkar Zulkarnaen Djabar (ZD) menyiapkan pembuktian terbalik untuk membantah dugaan suap kepengurusan anggaran pengadaan Alquran di Kementerian Agama yang telah menjeratnya sebagai tersangka.
Kuasa hukum Zulkarnaen Djabar, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan pihaknya akan melakukan pembuktian terbalik untuk memperkuat bukti kebenaran materiil dalam kasus tersebut.
"Jadi fakta dan bukti harus kuat untuk dibawa ke pengadilan, makanya melakukan pembuktian terbalik," katanya di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (7/9/2012).
Meski demikian, dirinya mengakui apa yang dilakukan pihaknya tidak lazim dilakukan di Indonesia, karena pembuktian terbalik biasanya baru dilakukan di tingkat pengadilan.
"Jadi kalau ada satu sangkaan, ya kita ingin membuktikan sebaliknya. Walaupun sebenarnya secara hakikat pembuktian terbalik itu baru dilakukan di tingkat pengadilan," ujarnya.
Lebih lanjut, mantan Menteri Kehakiman itu menegaskan Zulkarnaen Djabar telah siap untuk diperiksa. Hal itu terlihat dari telah disiapkannya sejumlah dokumen dan berkas yang akan digunakan untuk menjawab pertanyaan penyidik.
Kuasa hukum Zulkarnaen Djabar, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan pihaknya akan melakukan pembuktian terbalik untuk memperkuat bukti kebenaran materiil dalam kasus tersebut.
"Jadi fakta dan bukti harus kuat untuk dibawa ke pengadilan, makanya melakukan pembuktian terbalik," katanya di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (7/9/2012).
Meski demikian, dirinya mengakui apa yang dilakukan pihaknya tidak lazim dilakukan di Indonesia, karena pembuktian terbalik biasanya baru dilakukan di tingkat pengadilan.
"Jadi kalau ada satu sangkaan, ya kita ingin membuktikan sebaliknya. Walaupun sebenarnya secara hakikat pembuktian terbalik itu baru dilakukan di tingkat pengadilan," ujarnya.
Lebih lanjut, mantan Menteri Kehakiman itu menegaskan Zulkarnaen Djabar telah siap untuk diperiksa. Hal itu terlihat dari telah disiapkannya sejumlah dokumen dan berkas yang akan digunakan untuk menjawab pertanyaan penyidik.
(lil)