Anis Matta masuk bursa capres PKS
Kamis, 06 September 2012 - 14:04 WIB
Anis Matta masuk bursa capres PKS
A
A
A
Sindonews.com - Kendati Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum memutuskan nama calon persiden mereka, namun sejumlah kader internal disebut-sebut menjadi calon kuat.
Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq, digadang-gadang sebagai calon presiden pada 2014. Selain itu tokoh muda potensial lainnya yakni Sekretaris Jendral PKS Anis Matta, juga berpotensi masuk bursa capres dari PKS.
Ketua DPP PKS Nasir Djamil menyatakan, mencuatnya nama Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaq bukan berarti menutup peluang bagi kader PKS lain, pasalnya sosok Anis Matta juga berpotensi masuk bursa capres.
"Sebenarnya selain Pak Luthfi ada juga Anis matta yang disiapkan untuk mengisi kepemimpinan nasional. Jadi Pak Anis juga bisa masuk dalam bursa capres PKS," ungkap Nasir Djamil di DPR Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2012).
PKS sangat realistis, sebelum membidik calon-calon dari luar partai, mereka melihat tokoh internal yang berpotensi mengisi kepemimpinan nasional.
Majelis Syuro yang mempunyai wewenang untuk memutuskan capres PKS sampai saat ini belum mengeluarkan keterangan resmi, jadi masih ada peluang bagi kader PKS lain.
"Keputusannya ada di tangan majelis syuro," katanya.
Keputusan Majelis Syuro, imbuh Nasir, tentu dengan mempertimbangkan aspirasi dari daerah-daerah untuk memilih kader terbaik PKS.
Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq, digadang-gadang sebagai calon presiden pada 2014. Selain itu tokoh muda potensial lainnya yakni Sekretaris Jendral PKS Anis Matta, juga berpotensi masuk bursa capres dari PKS.
Ketua DPP PKS Nasir Djamil menyatakan, mencuatnya nama Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaq bukan berarti menutup peluang bagi kader PKS lain, pasalnya sosok Anis Matta juga berpotensi masuk bursa capres.
"Sebenarnya selain Pak Luthfi ada juga Anis matta yang disiapkan untuk mengisi kepemimpinan nasional. Jadi Pak Anis juga bisa masuk dalam bursa capres PKS," ungkap Nasir Djamil di DPR Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2012).
PKS sangat realistis, sebelum membidik calon-calon dari luar partai, mereka melihat tokoh internal yang berpotensi mengisi kepemimpinan nasional.
Majelis Syuro yang mempunyai wewenang untuk memutuskan capres PKS sampai saat ini belum mengeluarkan keterangan resmi, jadi masih ada peluang bagi kader PKS lain.
"Keputusannya ada di tangan majelis syuro," katanya.
Keputusan Majelis Syuro, imbuh Nasir, tentu dengan mempertimbangkan aspirasi dari daerah-daerah untuk memilih kader terbaik PKS.
(ysw)