Bang Yos minta KPU adil
Selasa, 04 September 2012 - 15:39 WIB
Bang Yos minta KPU adil
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta bersikap adil terhadap seluruh partai politik (parpol) yang mengikuti proses verifikasi untuk bertarung dalam pemilihan umum (Pemilu) 2014.
Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso mengatakan, persyaratan untuk bisa ikut berlaga dalam Pemilu 2014 cukup berat untuk dipenuhi, untuk itu KPK harus mampu bersikap adil dan tegas dalam melakukan verifikasi.
"Saya sangat mengharapkan KPU berlaku adil dalam verifikasi maupun pengecekan faktual nanti terhadap semua Parpol, baik Parpol parlemen maupun parpol non parlemen," katanya di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (4/9/2012).
Disinggung soal target perolehan suara, mantan Gubernur DKI Jakarta yang akrab disapa Bang Yos tersebut menyatakan pihaknya secara realistis menargetkan meraup suara lebih dari 3,5 persen.
"Targetnya sebanyak-banyaknya, yang pasti realistis 3,5 persen akan kita lewati. Karena seluruh provinsi kan kita cek, target provinsi berapa, target nasional berapa juta yang kita dapat, dan itu pasti terlewati. Kita fokus pengurus memenuhi verifikasi dulu," ujarnya.
Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso mengatakan, persyaratan untuk bisa ikut berlaga dalam Pemilu 2014 cukup berat untuk dipenuhi, untuk itu KPK harus mampu bersikap adil dan tegas dalam melakukan verifikasi.
"Saya sangat mengharapkan KPU berlaku adil dalam verifikasi maupun pengecekan faktual nanti terhadap semua Parpol, baik Parpol parlemen maupun parpol non parlemen," katanya di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (4/9/2012).
Disinggung soal target perolehan suara, mantan Gubernur DKI Jakarta yang akrab disapa Bang Yos tersebut menyatakan pihaknya secara realistis menargetkan meraup suara lebih dari 3,5 persen.
"Targetnya sebanyak-banyaknya, yang pasti realistis 3,5 persen akan kita lewati. Karena seluruh provinsi kan kita cek, target provinsi berapa, target nasional berapa juta yang kita dapat, dan itu pasti terlewati. Kita fokus pengurus memenuhi verifikasi dulu," ujarnya.
(lil)