Presiden lantik 16 dubes baru
Selasa, 04 September 2012 - 06:54 WIB
Presiden lantik 16 dubes baru
A
A
A
Sindonews.com - Seluruh tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan bekerja di Malaysia akan diberikan keterampilan khusus, sehingga para TKI percaya diri untuk bekerja di luar negeri.
Duta Besar RI untuk Malaysia Marsekal TNI (Purn) Herman Prayitno mengatakan, para TKI yang siap bekerja ke luar negeri juga diwajibkan untuk memiliki kartu tenaga luar negeri (KTLN).
“Saya sudah berkoordinasi dan melapor ke Kementerian Tenaga Kerja. Seluruh TKI akan diberikan keterampilan sehingga warga negara kita di sana juga merasa memiliki kemampuan,” ujar Herman seusai dilantik sebagai dubes luar biasa dan berkuasa penuh di Istana Negara, kemarin.
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) ini menjelaskan, sebagai dubes yang baru ditugaskan, dirinya akan memprioritaskan pelayanan warga negara Indonesia dan melindunginya dari berbagai hal yang tidak diinginkan.
Perlindungan itu menurutnya juga berlaku bagi TKI ilegal yang ada di Malaysia. “Nomor satu kita membantu melindungi warga negara kita yang ada di Malaysia, jangan sampai mendapat perlakuan yang kurang pantas,” tandasnya.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemarin melantik Herman sebagai Duta Besar RI untuk Malaysia, menggantikan Dai Bahctiar. Selain Herman, Presiden melantik pula 15 orang yang akan menjadi duta besar luar biasa berkuasa penuh di beberapa negara sahabat serta perwakilan RI untuk PBB dan organisasi internasional lainnya yang berkedudukan di Jenewa, Swiss.
Pengangkatan 16 Dubes baru tersebut masing-masing ditetapkan berdasarkan Keppres Nomor 75/P/2012,Keppres Nomor 77/P/2012,dan Keppres Nomor 79/P/2012.
Para dubes yang akan mewakili RI di luar negeri adalah Foster Gultom, Dubes Republik Kazakstan dan Tajikistan; Harimawan Suyitno, Dubes Demokratik Sosialis Sri Lanka merangkap Republik Maladewa; Trie Edi Mulyani, Dubes Republik Kolombia; dan Ronny Prasetuo Yuliantoro, Dubes Republik Tunisia. Selain itu,Triyono Wibowo ditetapkan sebagai Wakil Tetap RI di PBB,WTO, dan organisasi internasional lainnya di Jenewa; Marcellinus Primanto Hendrasmoro, Dubes Republik Timor Leste; Chilman Arisman, Dubes Kerajaan Bahrain; dan Rachmat Budiman, Dubes Republik Austria, Republik Slovenia, dan PBB.
Adapun wartawan senior August Parengkuan diangkat sebagai Dubes Republik Italia, merangkap Republik Malta, Republik Siprus, FAO, IFAD, WFP, UNHCS, dan UNIDROIT.
Sementara itu, Mayjen (purn) Anshory Tadjudin diangkat sebagai Dubes Republik Islam Afghanistan; Benny Bahanadewa,Dubes Republik Yunani; John A Preasetio,Dubes Republik Korea; Niniek Kun Naryatie, Dubes Republik Ukrania merangkap Republik Armenia dan Georgia; sedangkan Dubes Australia dipercayakan kepada Nadjib Riphat dan Dubes Republik Yaman dipercayakan kepada Wajid Fauzi.
Duta Besar RI untuk Malaysia Marsekal TNI (Purn) Herman Prayitno mengatakan, para TKI yang siap bekerja ke luar negeri juga diwajibkan untuk memiliki kartu tenaga luar negeri (KTLN).
“Saya sudah berkoordinasi dan melapor ke Kementerian Tenaga Kerja. Seluruh TKI akan diberikan keterampilan sehingga warga negara kita di sana juga merasa memiliki kemampuan,” ujar Herman seusai dilantik sebagai dubes luar biasa dan berkuasa penuh di Istana Negara, kemarin.
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) ini menjelaskan, sebagai dubes yang baru ditugaskan, dirinya akan memprioritaskan pelayanan warga negara Indonesia dan melindunginya dari berbagai hal yang tidak diinginkan.
Perlindungan itu menurutnya juga berlaku bagi TKI ilegal yang ada di Malaysia. “Nomor satu kita membantu melindungi warga negara kita yang ada di Malaysia, jangan sampai mendapat perlakuan yang kurang pantas,” tandasnya.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemarin melantik Herman sebagai Duta Besar RI untuk Malaysia, menggantikan Dai Bahctiar. Selain Herman, Presiden melantik pula 15 orang yang akan menjadi duta besar luar biasa berkuasa penuh di beberapa negara sahabat serta perwakilan RI untuk PBB dan organisasi internasional lainnya yang berkedudukan di Jenewa, Swiss.
Pengangkatan 16 Dubes baru tersebut masing-masing ditetapkan berdasarkan Keppres Nomor 75/P/2012,Keppres Nomor 77/P/2012,dan Keppres Nomor 79/P/2012.
Para dubes yang akan mewakili RI di luar negeri adalah Foster Gultom, Dubes Republik Kazakstan dan Tajikistan; Harimawan Suyitno, Dubes Demokratik Sosialis Sri Lanka merangkap Republik Maladewa; Trie Edi Mulyani, Dubes Republik Kolombia; dan Ronny Prasetuo Yuliantoro, Dubes Republik Tunisia. Selain itu,Triyono Wibowo ditetapkan sebagai Wakil Tetap RI di PBB,WTO, dan organisasi internasional lainnya di Jenewa; Marcellinus Primanto Hendrasmoro, Dubes Republik Timor Leste; Chilman Arisman, Dubes Kerajaan Bahrain; dan Rachmat Budiman, Dubes Republik Austria, Republik Slovenia, dan PBB.
Adapun wartawan senior August Parengkuan diangkat sebagai Dubes Republik Italia, merangkap Republik Malta, Republik Siprus, FAO, IFAD, WFP, UNHCS, dan UNIDROIT.
Sementara itu, Mayjen (purn) Anshory Tadjudin diangkat sebagai Dubes Republik Islam Afghanistan; Benny Bahanadewa,Dubes Republik Yunani; John A Preasetio,Dubes Republik Korea; Niniek Kun Naryatie, Dubes Republik Ukrania merangkap Republik Armenia dan Georgia; sedangkan Dubes Australia dipercayakan kepada Nadjib Riphat dan Dubes Republik Yaman dipercayakan kepada Wajid Fauzi.
(lns)