Ribuan pelayat hadiri pemakaman jenazah Suherman
Minggu, 02 September 2012 - 20:01 WIB
Ribuan pelayat hadiri pemakaman jenazah Suherman
A
A
A
Sindonews.com - Briptu Suherman, anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror yang tewas saat baku tembak dengan teroris di Solo akhirnya di makamkan di tanah kelahirannya Pinrang, Sulawesi Selatan.
Proses pemakaman jenazah Suherman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Palia, dilakukan secara militer.
Ribuan warga terlihat ikut memadati area pemakaman. Bahkan, dari luar pagar TMP, ratusan warga tampa berjejer untuk ikut mengantar jenazah Briptu Suherman hingga ke tempat peristiratan terakhirnya.
Sementara itu, pada detik-detik pemakaman, keluarga korban yang turut mengantar jenazah ke liang lahat tak kuasa menahan haru atas kepergian anggota terbaik di pasukan Brimob sejak dua tahun terakhir ini.
Upacara pemakaman secara militer yang dipimpin inspektur upacara Kabid Humas Polda Sulselbar AKBP Chevy Ahmad Sobari, mulai dilakukan pada pukul 10.30 WITA, ditandai dengan tembakan salvo ke udara.
Usai pembacaan riwayat hidup almarhum Suherman, yang menjadi anggota polisi sejak tiga tahun terakhir, jenazahnya pun langsung dimasukkan ke liang lahat.
Briptu (Anumerta) Suherman tercatat sebagai jenazah ke-176 yang makamkan di TMP Palia Pinrang, bersama dengan sejumlah tokoh penting di pemakanan itu.
Usai upacara pemakaman secara militer, pihak keluarga almarhum Suherman melanjutkan proses pemakaman itu dengan upacara tradisi untuk memberi penghomatan terakhir pada almarhum Suherman.
Sementara, kedua orangtua Suherman, Baharuddin (48) dan Tahira (42), yang ikut mengantar kelokasi pemakaman sempat digotong warga saat jatuh pinsang setelah dimakamkan.
Salah seorang warga Pinrang, Haris, (31) yang ikut mengantar proses pemakaman ini mengaku terharu terhadap apa yang telah dialami oleh Suherman.
“Ia adalah seorang pahlawan. Dengan keberaniannya dan keinginannya sejak kecil untuk membasmi kejahatan bahkan aksi teroris di tanah air, dia rela mempertarukan nyawanya demi tugas sebagai anggota densus,” ujar Haris.
Pemakaman jenazah Suherman, turut dihadiri Bupati Pinrang, Andi Aslam Patonangi, Ketua DPRD Pinrang Darwis Bastaman, Sekda Pemkab Polman, Syarifuddin Sida, serta beberapa unsure Muspida lainnya.
Proses pemakaman jenazah Suherman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Palia, dilakukan secara militer.
Ribuan warga terlihat ikut memadati area pemakaman. Bahkan, dari luar pagar TMP, ratusan warga tampa berjejer untuk ikut mengantar jenazah Briptu Suherman hingga ke tempat peristiratan terakhirnya.
Sementara itu, pada detik-detik pemakaman, keluarga korban yang turut mengantar jenazah ke liang lahat tak kuasa menahan haru atas kepergian anggota terbaik di pasukan Brimob sejak dua tahun terakhir ini.
Upacara pemakaman secara militer yang dipimpin inspektur upacara Kabid Humas Polda Sulselbar AKBP Chevy Ahmad Sobari, mulai dilakukan pada pukul 10.30 WITA, ditandai dengan tembakan salvo ke udara.
Usai pembacaan riwayat hidup almarhum Suherman, yang menjadi anggota polisi sejak tiga tahun terakhir, jenazahnya pun langsung dimasukkan ke liang lahat.
Briptu (Anumerta) Suherman tercatat sebagai jenazah ke-176 yang makamkan di TMP Palia Pinrang, bersama dengan sejumlah tokoh penting di pemakanan itu.
Usai upacara pemakaman secara militer, pihak keluarga almarhum Suherman melanjutkan proses pemakaman itu dengan upacara tradisi untuk memberi penghomatan terakhir pada almarhum Suherman.
Sementara, kedua orangtua Suherman, Baharuddin (48) dan Tahira (42), yang ikut mengantar kelokasi pemakaman sempat digotong warga saat jatuh pinsang setelah dimakamkan.
Salah seorang warga Pinrang, Haris, (31) yang ikut mengantar proses pemakaman ini mengaku terharu terhadap apa yang telah dialami oleh Suherman.
“Ia adalah seorang pahlawan. Dengan keberaniannya dan keinginannya sejak kecil untuk membasmi kejahatan bahkan aksi teroris di tanah air, dia rela mempertarukan nyawanya demi tugas sebagai anggota densus,” ujar Haris.
Pemakaman jenazah Suherman, turut dihadiri Bupati Pinrang, Andi Aslam Patonangi, Ketua DPRD Pinrang Darwis Bastaman, Sekda Pemkab Polman, Syarifuddin Sida, serta beberapa unsure Muspida lainnya.
(lns)