Aturan Sultan dilarang masuk parpol sulit dibatalkan

Jum'at, 31 Agustus 2012 - 02:02 WIB
Aturan Sultan dilarang...
Aturan Sultan dilarang masuk parpol sulit dibatalkan
A A A
Sindonews.com - Peluang dibatalkannya aturan yang melarang Sri Sultan Hamengku Buwono terlibat dalam partai politik (parpol) sangat kecil. Pasalnya, hak politik yang dimiliki Sultan tidak identik dengan sama sekali tidak berkurang.

Pakar hukum tata negara Irman Putra Sidin mengatakan, hak politik Sultan sama sekali tidak berkurang, hanya karena tidak boleh terlibat dalam parpol. Apalagi, Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih memungkinkan untuk Sultan sebagai calon presiden (capres), dan calon wakil presiden (cawapres).

"Sangat kecil kemungkinan ketentuan itu (Sutan dilarang masuk parpol) untuk dibatalkan. Karena hak politik tidak identik dengan masuk sebagai anggota parpol," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis 30 Agustus 2012 malam.

Menurutnya, hak konstitusional Sultan sebagai warga negara tetap terjaga dengan dimungkinkannya untuk diusung sebagai capres, ataupun cawapres. Apalagi, untuk menjadi capres atau cawapres saat ini tidak perlu lagi menjadi anggota parpol.

Dia mengungkapkan, dengan tidak menjadi anggota parpol, maka peluang Sultan untuk dicalonkan sebagai presiden semakin besar. "Justru dengan Sultan yang bukan pengurus atau anggota parpol tertentu, peluangnya untuk maju sebagai capres semakin besar, karena bisa diusung oleh parpol mana saja," ungkapnya.
(lil)
Berita Terkait
Kemendagri Prioritaskan...
Kemendagri Prioritaskan Penguatan Keistimewaan DIY
Lurah se- Gunungkidul...
Lurah se- Gunungkidul Desak Kalurahan Bisa Kelola Danais
Soal Keistimewaan DIY,...
Soal Keistimewaan DIY, Menteri Hadi Teken MoU dengan Kesultanan Yogyakarta
Kampanye Akbar di Kulonprogo,...
Kampanye Akbar di Kulonprogo, Ganjar Pranowo Bangga Jadi Bagian Keistimewaan DIY
Ketua DPW Perindo DIY...
Ketua DPW Perindo DIY Minta Alokasi APBD dan Dana Keistimewaan Fokus Atasi Kemiskinan
Keistimewaan-Keistimewaan...
Keistimewaan-Keistimewaan Kota Suci Makkah
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved