Parpol akan mengkotak-kotakkan Sultan

Rabu, 29 Agustus 2012 - 15:32 WIB
Parpol akan mengkotak-kotakkan...
Parpol akan mengkotak-kotakkan Sultan
A A A
Sindonews.com - Dilarangnya Sultan dan Paku Alam masuk ke dalam partai politik dalam Rancangan Undang-undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bertujuan untuk menghindari pengkotak-kotakan pemimpin DIY itu dengan rakyatnya.

Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, karena posisi Sultan yang sebagai Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Gubernur DIY, maka dilarang untuk masuk ke dalam partai politik (parpol).

"Partai itu akan mengkotak-kotaki dia (Sultan), kasihan nanti. Posisinya nanti akan terkotak-kotakkan dia dengan rakyatnya. Padahal, selain Gubernur DIY, dia juga Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/8/2012).

Menurutnya, meski dilarang masuk ke dalam partai politik, Sultan dan Paku Alam nantinya tetap bisa berpolitik, serta tetap memiliki hak politik.

"Dia bisa menjadi presiden atau wakil presiden, jadi anggota DPR, jadi bisa apa saja dia. Dia punya hak politik," jelasnya.

Selain itu dia juga menyampaikan, aturan tidak boleh masuk parpol diberlakukan kepada Sultan dan Paku Alam, untuk menghindari konflik kepentingan.

"Itu sah saja kalau kita inginkan, supaya tidak ada konflik kepentingan antara dia (Sultan) di partai, dan dalam menjalankan roda pemerintahannya," tandasnya.
(lil)
Berita Terkait
Kemendagri Prioritaskan...
Kemendagri Prioritaskan Penguatan Keistimewaan DIY
Lurah se- Gunungkidul...
Lurah se- Gunungkidul Desak Kalurahan Bisa Kelola Danais
Soal Keistimewaan DIY,...
Soal Keistimewaan DIY, Menteri Hadi Teken MoU dengan Kesultanan Yogyakarta
Kampanye Akbar di Kulonprogo,...
Kampanye Akbar di Kulonprogo, Ganjar Pranowo Bangga Jadi Bagian Keistimewaan DIY
Ketua DPW Perindo DIY...
Ketua DPW Perindo DIY Minta Alokasi APBD dan Dana Keistimewaan Fokus Atasi Kemiskinan
Keistimewaan-Keistimewaan...
Keistimewaan-Keistimewaan Kota Suci Makkah
Berita Terkini
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
30 Tahun Kudatuli, PDIP...
30 Tahun Kudatuli, PDIP Pentaskan Ulang Tragedi Berdarah Penyerbuan Kantor PDI
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved