Makna kemerdekaan menurut Anas Urbaningrum (III-selesai)
Senin, 13 Agustus 2012 - 12:45 WIB
Makna kemerdekaan menurut Anas Urbaningrum (III-selesai)
A
A
A
Sindonews.com - Tulisan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tentang kemerdekaan dalam jejaring sosial twitter @anasurbaningrum semakin menarik diikuti. Banyak pro dan kontra di dalamnya. Sesekali, tulisan itu mendapat kritik pedas.
Dalam tulisannya, Anas tak banyak berbicara tentang sejarah proklamasi dan perjuangan kemerdekaan, tetapi lebih kepada kemerdekaan hakiki yang masih diperjuangkan rakyat Indonesia hingga kini. Seperti apa Anas memaknai kemerdekaan Indonesia yang sudah berusia 67 tahun itu? Berikut petikannya.
"Rakyat miskin yg dibantu dan diproteksi negara adalah kemerdekaan. Tidak diserahkan kpd "pasar bebas". #maknamerdeka," tulis Anas, pukul 10.18 WIB, Senin (13/8/2012).
Tweet Anas tentang ekonomi-politik ini langsung menuai reaksi. Banyak yang berpendapat bahwa Anas hanya pintar berbicara, tapi lemah dalam praktiknya. Komentar itu seragam bunyinya. Bahkan ada yang menganggap pernyataan Anas hanya memanfaatkan momen hari kemerdekaan sebagai pencitraan.
Namun Anas tidak bergeming. Lebih lanjut dia menuliskan makna kemerdekaan bagi rakyat Indonesia dalam hubungan sosial-politik. "Ciptakan lapangan kerja dan turunkan angka pengangguran adalah kemerdekaan. Bekerja hadirkan eksistensi manusia merdeka," sambungnya.
Senada dengan sebelumnya, tweet Anas kali ini banyak dibalas pertanyaan tentang langkah konkret pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja. Seperti pertanyaan pemilik akun @princezukin misalnya. "Gmn cara konkretnya Bung??krna lpgn krja justru makin sdkt skrg ini, prtumbuhan eko pun byk dr sektor yg mnyrap naker sdkt," katanya.
Anas kembali menulis, "Tidak fitnah, ghibah dan insinuasi adalah kemerdekaan. Fitnah tanda tak merdeka. #maknamerdeka." Dalam tulisannya itu, Anas tidak banyak mendapat kritikan. Dia melanjutkan.
"Majukan olahraga dan kembangkan kalangan pemuda adalah kemerdekaan. Bangsa yg "segar" dan optimis thd masadepan. #maknamerdeka," katanya, mulai meloncat ke topik olahraga di Indonesia.
Namun di topik olahraga ini, Anas kembali mendapat kritik dari para pengguna akun twitter. Seperti yang ditulis pemilik akun @cherrofumi_46 misalnya. "Selama Si(al) kumis yg jd Menpora gak bakal ada Prestasi Negri ini kecuali Prestasi KORUPSSI.. #Orang DEMOKERATTT," kritiknya pedas.
Seperti sebelumnya, Anas tak menjawab kritik itu. Dia terus menulis. "Meritokrasi politik dan birokrasi adalah kemerdekaan. Hargai dan muliakan prestasi. #maknamerdeka," tambah Anas.
Lebih jauh, Anas mengatakan dalam twitternya, Indonesia membutuhkan rasa percaya diri yang tinggi saat berada dan tampil dalam pertandingan tingkat dunia seperti olimpiade. "Bergaul penuh percaya diri di dunia internasional adalah kemerdekaan. Diplomasi untuk kepentingan nasional. #maknamerdeka," terangnya.
Sekali lagi, Anas mendapat kritik dari penguna twitter. Dalam kritiknya, pemilik account @rmkausar menulis, banyaknya politikus Partai Demokrat yang tersandung kasus korupsi dipengaruhi rasa percaya diri yang tinggi. "Kemerdekaan berkorupsi ria dgn pnuh percaya diri," kata memelintir.
Dengan halus, Anas membalas kritik itu sebagai cibiran orang-orang yang syirik dengan keberhasilan Partai Demokrat yang telah berhasil memimpin selama dua periode.
"Optimis dan bersikap positif adalah kemerdekaan. Pesimis, sinis, nyinyir dan suka mengeluh adalah ketertindasan. #maknamerdeka," tulisnya kembali disambut komentar hangat pengguna twitter.
Dalam tulisannya, Anas tak banyak berbicara tentang sejarah proklamasi dan perjuangan kemerdekaan, tetapi lebih kepada kemerdekaan hakiki yang masih diperjuangkan rakyat Indonesia hingga kini. Seperti apa Anas memaknai kemerdekaan Indonesia yang sudah berusia 67 tahun itu? Berikut petikannya.
"Rakyat miskin yg dibantu dan diproteksi negara adalah kemerdekaan. Tidak diserahkan kpd "pasar bebas". #maknamerdeka," tulis Anas, pukul 10.18 WIB, Senin (13/8/2012).
Tweet Anas tentang ekonomi-politik ini langsung menuai reaksi. Banyak yang berpendapat bahwa Anas hanya pintar berbicara, tapi lemah dalam praktiknya. Komentar itu seragam bunyinya. Bahkan ada yang menganggap pernyataan Anas hanya memanfaatkan momen hari kemerdekaan sebagai pencitraan.
Namun Anas tidak bergeming. Lebih lanjut dia menuliskan makna kemerdekaan bagi rakyat Indonesia dalam hubungan sosial-politik. "Ciptakan lapangan kerja dan turunkan angka pengangguran adalah kemerdekaan. Bekerja hadirkan eksistensi manusia merdeka," sambungnya.
Senada dengan sebelumnya, tweet Anas kali ini banyak dibalas pertanyaan tentang langkah konkret pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja. Seperti pertanyaan pemilik akun @princezukin misalnya. "Gmn cara konkretnya Bung??krna lpgn krja justru makin sdkt skrg ini, prtumbuhan eko pun byk dr sektor yg mnyrap naker sdkt," katanya.
Anas kembali menulis, "Tidak fitnah, ghibah dan insinuasi adalah kemerdekaan. Fitnah tanda tak merdeka. #maknamerdeka." Dalam tulisannya itu, Anas tidak banyak mendapat kritikan. Dia melanjutkan.
"Majukan olahraga dan kembangkan kalangan pemuda adalah kemerdekaan. Bangsa yg "segar" dan optimis thd masadepan. #maknamerdeka," katanya, mulai meloncat ke topik olahraga di Indonesia.
Namun di topik olahraga ini, Anas kembali mendapat kritik dari para pengguna akun twitter. Seperti yang ditulis pemilik akun @cherrofumi_46 misalnya. "Selama Si(al) kumis yg jd Menpora gak bakal ada Prestasi Negri ini kecuali Prestasi KORUPSSI.. #Orang DEMOKERATTT," kritiknya pedas.
Seperti sebelumnya, Anas tak menjawab kritik itu. Dia terus menulis. "Meritokrasi politik dan birokrasi adalah kemerdekaan. Hargai dan muliakan prestasi. #maknamerdeka," tambah Anas.
Lebih jauh, Anas mengatakan dalam twitternya, Indonesia membutuhkan rasa percaya diri yang tinggi saat berada dan tampil dalam pertandingan tingkat dunia seperti olimpiade. "Bergaul penuh percaya diri di dunia internasional adalah kemerdekaan. Diplomasi untuk kepentingan nasional. #maknamerdeka," terangnya.
Sekali lagi, Anas mendapat kritik dari penguna twitter. Dalam kritiknya, pemilik account @rmkausar menulis, banyaknya politikus Partai Demokrat yang tersandung kasus korupsi dipengaruhi rasa percaya diri yang tinggi. "Kemerdekaan berkorupsi ria dgn pnuh percaya diri," kata memelintir.
Dengan halus, Anas membalas kritik itu sebagai cibiran orang-orang yang syirik dengan keberhasilan Partai Demokrat yang telah berhasil memimpin selama dua periode.
"Optimis dan bersikap positif adalah kemerdekaan. Pesimis, sinis, nyinyir dan suka mengeluh adalah ketertindasan. #maknamerdeka," tulisnya kembali disambut komentar hangat pengguna twitter.
(san)