Makna kemerdekaan menurut Anas Urbaningrum (I)
Senin, 13 Agustus 2012 - 11:33 WIB
Makna kemerdekaan menurut Anas Urbaningrum (I)
A
A
A
Sindonews.com - Bagi setiap orang, kemerdekaan memiliki makna tersendiri. Lantas bagaimana arti kemerdekaan menurut Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum? Dalam account tweeter @anasurbaningrum, Anas banyak menulis tentang kemerdekaan.
Ada yang setuju dengan pandangan Anas, banyak juga yang kontra. Bagaimana serunya tweeter Anas dan komentar pengguna tweeter terhadap pandangan Anas. Berikut petikannya.
"Swasembada pangan adalah kemerdekaan. Beras, jagung, gula, kedelai, daging, buah-buahan dan lain2. #maknamerdeka," tulis Anas mengawali tweetnya, sekira pukul 09.53 WIB lalu, Senin (13/8/2012).
Tweet pertama Anas ini, langsung menuai reaksi masyarakat pengguna tweeter dengan memberikan komentar. Seperti pemilik account @cumi_keritting misalnya. Dengan pedas dia mengkritik Anas hanya bermimpi. "Dijaman demokrat jadi partai penguasa = MIMPI...!!," komentarnya.
Namun, komentar-komentar itu tidak ditanggapi Anas. Sekira pukul 09.54 WIB, Anas kembali menulis makna kemerdekaan selanjutnya. "Ketahanan energi adalah kemerdekaan. Kecukupan energi dengan harga yg terjangkau dan lumintu ke depan sangat penting," sambung Anas menepis komentar di tweet pertamanya.
Sama dengan tweetnya yang pertama, tweet Anas yang kedua ini kembali menuai reaksi. Kebanyakan reaksi itu bersikap menolak dan tak sepaham dengan Anas. Namun Anas tak menggubrisnya.
"Kemandirian ekonomi nasional adalah kemerdekaan. Tidak tergantung dan dipermainkan oleh kekuatan asing. #makna merdeka," sambung Anas lagi, dua menit kemudian.
Tidak mau berdebat terbuka dalam tweetnya yang lalu, Anas membalas komentar-komentar itu di tweet selanjutnya. "Cinta dan utamakan produksi dalam negeri adalah kemerdekaan. Tidak anti asing, tetapi muliakan produk anak negeri sendiri. #maknamerdeka," kata Anas, pukul 09.58.
Seperti sudah diduga, pandangan Anas tentang ekonomi liberal menuai reaksi masyarakat. Namun reaksi kali ini cukup berbeda dengan sebelumnya. Anas mendapat banyak dukungan masyarakat.
"Kuliner Indonesia sgt beragam. Bayangkan setiap daerah punya soto dg rasa berbeda (soto ayam, soto banjar, soto betawi...)," komentar pemilik account @susimulyadi.
Masih tentang ekonomi, Anas kembali menulis. "Pilih dan kembangkan kuliner lokal adalah kemerdekaan. Untuk identitas, kesehatan dan ekonomi rakyat. #maknamerdeka," sambung Anas semenit kemudian, membalas komentar masyarakat.
Sekira pukul 10.01, Anas kembali menulis tweet tentang makna kemerdekaan menurutnya. Setelah bicara ekonomi, pada tweet kali ini Anas mulai berbicara tentang sosial dan budaya masyarakat Indonesia.
"Revitalisasi dan reaktualisasi gotong-royong adalah kemerdekaan. Guyub-rukun untuk perkokoh jiwa bangsa. #maknamerdeka," tulisnya langsung disambut pengguna tweeter.
Tweet Anas tentang nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat Indonesia kembali mendapat sambutan hangat masyarakat. Namun Anas tak bergeming.
"Bela, berdayakan dan sejahterakan petani dan nelayan adalah kemerdekaan. Petani-nelayan makmur, rakyat sejahtera. #maknamerdeka," sambung Anas tiga menit kemudian.
Ditambahkan dia, satu menit kemudian, "Kembangkan demokrasi dgn spirit gotong-royong dan musyawarah-mufakat adalah kemerdekaan. Bukan demokrasi liberal."
"Kembangkan toleransi, pluralisme dan cinta damai adalah kemerdekaan. Kekerasan adalah penindasan. #maknamerdeka," tambahnya pukul 10.07 WIB kemudian.
Tidak kalah hangat, tweet Anas kembali dicibir pemakai tweeter. Namun tidak digubris oleh Anas. "Sikap adil, tidak diskriminatif dan hormati minoritas adalah kemerdekaan. Jangan ada kekerasan atas nama apapun," tukasnya.
Ada yang setuju dengan pandangan Anas, banyak juga yang kontra. Bagaimana serunya tweeter Anas dan komentar pengguna tweeter terhadap pandangan Anas. Berikut petikannya.
"Swasembada pangan adalah kemerdekaan. Beras, jagung, gula, kedelai, daging, buah-buahan dan lain2. #maknamerdeka," tulis Anas mengawali tweetnya, sekira pukul 09.53 WIB lalu, Senin (13/8/2012).
Tweet pertama Anas ini, langsung menuai reaksi masyarakat pengguna tweeter dengan memberikan komentar. Seperti pemilik account @cumi_keritting misalnya. Dengan pedas dia mengkritik Anas hanya bermimpi. "Dijaman demokrat jadi partai penguasa = MIMPI...!!," komentarnya.
Namun, komentar-komentar itu tidak ditanggapi Anas. Sekira pukul 09.54 WIB, Anas kembali menulis makna kemerdekaan selanjutnya. "Ketahanan energi adalah kemerdekaan. Kecukupan energi dengan harga yg terjangkau dan lumintu ke depan sangat penting," sambung Anas menepis komentar di tweet pertamanya.
Sama dengan tweetnya yang pertama, tweet Anas yang kedua ini kembali menuai reaksi. Kebanyakan reaksi itu bersikap menolak dan tak sepaham dengan Anas. Namun Anas tak menggubrisnya.
"Kemandirian ekonomi nasional adalah kemerdekaan. Tidak tergantung dan dipermainkan oleh kekuatan asing. #makna merdeka," sambung Anas lagi, dua menit kemudian.
Tidak mau berdebat terbuka dalam tweetnya yang lalu, Anas membalas komentar-komentar itu di tweet selanjutnya. "Cinta dan utamakan produksi dalam negeri adalah kemerdekaan. Tidak anti asing, tetapi muliakan produk anak negeri sendiri. #maknamerdeka," kata Anas, pukul 09.58.
Seperti sudah diduga, pandangan Anas tentang ekonomi liberal menuai reaksi masyarakat. Namun reaksi kali ini cukup berbeda dengan sebelumnya. Anas mendapat banyak dukungan masyarakat.
"Kuliner Indonesia sgt beragam. Bayangkan setiap daerah punya soto dg rasa berbeda (soto ayam, soto banjar, soto betawi...)," komentar pemilik account @susimulyadi.
Masih tentang ekonomi, Anas kembali menulis. "Pilih dan kembangkan kuliner lokal adalah kemerdekaan. Untuk identitas, kesehatan dan ekonomi rakyat. #maknamerdeka," sambung Anas semenit kemudian, membalas komentar masyarakat.
Sekira pukul 10.01, Anas kembali menulis tweet tentang makna kemerdekaan menurutnya. Setelah bicara ekonomi, pada tweet kali ini Anas mulai berbicara tentang sosial dan budaya masyarakat Indonesia.
"Revitalisasi dan reaktualisasi gotong-royong adalah kemerdekaan. Guyub-rukun untuk perkokoh jiwa bangsa. #maknamerdeka," tulisnya langsung disambut pengguna tweeter.
Tweet Anas tentang nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat Indonesia kembali mendapat sambutan hangat masyarakat. Namun Anas tak bergeming.
"Bela, berdayakan dan sejahterakan petani dan nelayan adalah kemerdekaan. Petani-nelayan makmur, rakyat sejahtera. #maknamerdeka," sambung Anas tiga menit kemudian.
Ditambahkan dia, satu menit kemudian, "Kembangkan demokrasi dgn spirit gotong-royong dan musyawarah-mufakat adalah kemerdekaan. Bukan demokrasi liberal."
"Kembangkan toleransi, pluralisme dan cinta damai adalah kemerdekaan. Kekerasan adalah penindasan. #maknamerdeka," tambahnya pukul 10.07 WIB kemudian.
Tidak kalah hangat, tweet Anas kembali dicibir pemakai tweeter. Namun tidak digubris oleh Anas. "Sikap adil, tidak diskriminatif dan hormati minoritas adalah kemerdekaan. Jangan ada kekerasan atas nama apapun," tukasnya.
(san)