Rekrut CPNS berintegritas
Kamis, 09 Agustus 2012 - 09:16 WIB
Rekrut CPNS berintegritas
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah akan mengutamakan integritas dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada September nanti. Karena itu, soal-soal ujian yang dibuat diarahkan ke arah tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno mengatakan, materi soal saat ini tengah disusun oleh 10 perguruan tinggi negeri (PTN) yang tergabung dalam satu konsorsium. Menurut dia, bobot nilai paling tinggi dalam soal yang akan dinilai adalah integritasnya. Mereka mampu bekerja melayani masyarakat sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Tes kompetensi dasar juga nantinya juga diarahkan agar CPNS yang diterima mempunyai daya tahan kerja tinggi dan yang kompeten di bidangnya,” katanya di Jakarta, Rabu 8 Agustus 2012.
Dia menambahkan, jaminan kerahasiaan menjadi isu tersendiri dalam penerimaan CPNS, September nanti. Terbukti sejumlah lembaga digandeng untuk mengawasi ujian ini.
Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamenpan dan RB) Eko Prasodjo mengatakan, digandengnya Lembaga Sandi Negara (LSN) dalam perhelatan penerimaan CPNS nantinya adalah untuk pengiriman soal ujian. Pasalnya, LSN memiliki dokumen yang dapat mengirim dokumen secara elektronik sehingga akan menghindari terjadinya kebocoran.
Sebelumnya diberitakan, September nanti pemerintah akan menerima 14.560 CPNS untuk kebutuhan khusus seperti tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan penyuluh dengan proporsi 40 persen tenaga pendidik, 25 persen tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan, dan sanitarian, serta 10 persen penyuluh pertanian, perikanan, dan peternakan.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar menyampaikan pihaknya dan BKN menyepakati peraturan bersama tentang Ketentuan Pelaksanaan Permenpan dan RB Nomor 19 Tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Ketenagakerjaan dan Angka Kreditnya.
Muhaimin mengatakan, penyempurnaan peraturan itu sebagai peningkatan kualitas dan kuantitas pengawas ketenagakerjaan.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno mengatakan, materi soal saat ini tengah disusun oleh 10 perguruan tinggi negeri (PTN) yang tergabung dalam satu konsorsium. Menurut dia, bobot nilai paling tinggi dalam soal yang akan dinilai adalah integritasnya. Mereka mampu bekerja melayani masyarakat sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Tes kompetensi dasar juga nantinya juga diarahkan agar CPNS yang diterima mempunyai daya tahan kerja tinggi dan yang kompeten di bidangnya,” katanya di Jakarta, Rabu 8 Agustus 2012.
Dia menambahkan, jaminan kerahasiaan menjadi isu tersendiri dalam penerimaan CPNS, September nanti. Terbukti sejumlah lembaga digandeng untuk mengawasi ujian ini.
Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamenpan dan RB) Eko Prasodjo mengatakan, digandengnya Lembaga Sandi Negara (LSN) dalam perhelatan penerimaan CPNS nantinya adalah untuk pengiriman soal ujian. Pasalnya, LSN memiliki dokumen yang dapat mengirim dokumen secara elektronik sehingga akan menghindari terjadinya kebocoran.
Sebelumnya diberitakan, September nanti pemerintah akan menerima 14.560 CPNS untuk kebutuhan khusus seperti tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan penyuluh dengan proporsi 40 persen tenaga pendidik, 25 persen tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan, dan sanitarian, serta 10 persen penyuluh pertanian, perikanan, dan peternakan.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar menyampaikan pihaknya dan BKN menyepakati peraturan bersama tentang Ketentuan Pelaksanaan Permenpan dan RB Nomor 19 Tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Ketenagakerjaan dan Angka Kreditnya.
Muhaimin mengatakan, penyempurnaan peraturan itu sebagai peningkatan kualitas dan kuantitas pengawas ketenagakerjaan.
(lil)