Demokrat dukung penetapan tersangka Hartati
Rabu, 08 Agustus 2012 - 13:12 WIB
Demokrat dukung penetapan tersangka Hartati
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan Siti Hartati Murdaya Poo sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap penerbitan hak guna usaha (HGU) lahan perkebunan sawit di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok mengatakan, Partai Demokrat mempersilakan KPK memproses Hartati sebagai tersangka dalam dugaan korupsi yang juga melibatkan Bupati Buol Amran Batalipu.
"Kita dukung KPK, siapapun enggak peduli. Silakan dilakukan proses hukumnya. Meski dia anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, tapi yang namanya hukum enggak peduli dengan siapapun," katanya saat dihubungi di Jakarta, Rabu (8/8/2012).
Dia menegaskan, kasus yang menjerat Hartati merupakan pribadinya sebagai pengusaha, dan sama sekali tidak terkait dengan posisinya sebagai anggota Dewan Pembina Partai Demokrat.
Dia melanjutkan, Partai Demokrat akan mempertimbangkan jika nantinya Hartati meminta bantuan hukum kepada Partai Demokrat. "Kalau dia minta (bantuan hukum), kita kasih. Tapi hanya sebatas itu," ungkapnya.
Menurutnya, Partai Demokrat tidak akan terpengaruh dengan penetapan Hartati sebagai tersangka, karena Hartati sebenarnya juga sangat jarang bersentuhan langsung dengan Partai Demokrat.
"Itu kan dia sebagai pengusaha, bukan sebagai kader Demokrat. Dia itu kan anggota Dewan pembina, tapi tidak pernah bersentuhan secara langsung dengan Demokrat. Suaminya saja orang PDIP," tandasnya.
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok mengatakan, Partai Demokrat mempersilakan KPK memproses Hartati sebagai tersangka dalam dugaan korupsi yang juga melibatkan Bupati Buol Amran Batalipu.
"Kita dukung KPK, siapapun enggak peduli. Silakan dilakukan proses hukumnya. Meski dia anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, tapi yang namanya hukum enggak peduli dengan siapapun," katanya saat dihubungi di Jakarta, Rabu (8/8/2012).
Dia menegaskan, kasus yang menjerat Hartati merupakan pribadinya sebagai pengusaha, dan sama sekali tidak terkait dengan posisinya sebagai anggota Dewan Pembina Partai Demokrat.
Dia melanjutkan, Partai Demokrat akan mempertimbangkan jika nantinya Hartati meminta bantuan hukum kepada Partai Demokrat. "Kalau dia minta (bantuan hukum), kita kasih. Tapi hanya sebatas itu," ungkapnya.
Menurutnya, Partai Demokrat tidak akan terpengaruh dengan penetapan Hartati sebagai tersangka, karena Hartati sebenarnya juga sangat jarang bersentuhan langsung dengan Partai Demokrat.
"Itu kan dia sebagai pengusaha, bukan sebagai kader Demokrat. Dia itu kan anggota Dewan pembina, tapi tidak pernah bersentuhan secara langsung dengan Demokrat. Suaminya saja orang PDIP," tandasnya.
(lil)