Wa Ode tidak pernah mengusulkan 3 kabupaten

Selasa, 07 Agustus 2012 - 17:13 WIB
Wa Ode tidak pernah...
Wa Ode tidak pernah mengusulkan 3 kabupaten
A A A
Sindonews.com - Terdakwa kasus dugaan suap Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) Wa Ode Nurhayati tidak pernah secara khusus mengajukan tiga kabupaten di Nangroe Aceh Darussalam dalam pembahasan DPID.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Tamsil Linrung saat memberikan kesaksian dalam persidangan Wa Ode di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Selasa (7/8/2012).

Dia mengungkapkan, Kabupaten Aceh Besar, Bener Meriah, dan Pidie Jaya, memang sudah ditentukan akan mendapatkan alokasi DPID sejak 25 Oktober 2011 lalu.

"Semua daerah sudah ditentukan. Karena anggaran itu sudah kita tentukan sejak tanggal 25 Oktober, sudah termasuk semuanya. Pada saat rapat tidak ada usulan khusus kepada tiga daerah tersebut," jelas Tamsil.

Sebelumnya, Fahd A Rafiq yang juga seorang pengusaha mengaku pernah memberikan sejumlah uang kepada Wa Ode melalui Haris Suharman untuk mengurus anggaran DPID untuk Kabupaten Aceh Besar, Pidie Jaya, dan Bener Meriah.

Wa Ode Nurhayati sendiri telah didakwa menerima uang sejumlah Rp6,250 miliar dari Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, Saul Paulus David Nelwan alias Paul Nelwan, dan Abraham Noch Mambu melalui Haris Surahman. Tujuannya, memasukkan Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Besar, Bener Meriah, dan Minahasa, sebagai penerima alokasi DPID Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp7,7 triliun.

Dari total uang yang diterima Wa Ode itu, diketahui Fahd melalui Haris Suharman memberikan uang senilai Rp5,250 miliar. Sementara Saul Paulus David Nelwan memberikan uang senilai Rp350 juta, sedangkan Abraham Noach Mambu memberi Rp400 juta kepada Wa Ode.

Atas perbuatannya, Wa Ode dijerat dengan Pasal 12 huruf a, Pasal 5 ayat (2) juncto Pasal 5 ayat (1), atau Pasal 11 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Selain itu, Wa Ode juga dijerat dengan Pasal 4, atau Pasal 5 Undang-undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), karena kepemilikan uang sebesar Rp50,5 miliar di rekening Bank Mandiri KCP Jakarta DPR.
(lil)
Berita Terkait
Merokok dalam Pesawat...
Merokok dalam Pesawat Jet Mewah, Ketua Banggar DPR Disorot Netizen
Bos Mafia Italia Ditangkap...
Bos Mafia Italia Ditangkap saat Makan Malam Romantis dengan Pacarnya di Prancis
Sri, Nadiem, dan Terawan...
Sri, Nadiem, dan Terawan Wakili Pemerintah Rapat dengan Banggar
Bos Mafia Sisilia Pembantai...
Bos Mafia Sisilia 'Pembantai Orang' Giovanni Brusca Dibebaskan, Publik Marah
Tiga Pertandingan Sepak...
Tiga Pertandingan Sepak Bola yang Terbukti Diatur Oleh Mafia
Italia Gelar Persidangan...
Italia Gelar Persidangan Kelompok Mafia Ndrangheta, Ratusan Orang Jadi Tersangka
Berita Terkini
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Kemhan Bakal Datangkan...
Kemhan Bakal Datangkan Helikopter AW149 dan 12 Pesawat Tempur dari Italia
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved