Mendagri tak tahu gratifikasi seksual marak di daerah

Rabu, 01 Agustus 2012 - 16:19 WIB
Mendagri tak tahu gratifikasi...
Mendagri tak tahu gratifikasi seksual marak di daerah
A A A
Sindonews.com - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengaku tidak pernah mengetahui adanya praktik gratifikasi seksual yang marak terjadi dalam permainan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) oleh kepala daerah.

"Siapa kepala daerahnya tidak jelas. Kalau ada korupsi sudah ditangkap semestinya kan. Belum pernah dengar saya," kata Gamawan usai menghadiri sidang kabinet terbatas di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (1/8/2012).

Dia juga menegaskan, jika dirinya tidak mengetahui adanya APBD yang dikorupsi oleh kepala daerah hanya untuk membayar wanita pekerja seksual. "APBD dikorup terus dikasih ke wanita saya belum pernah dengar," jelasnya.

Meski demikian, Gamawan tidak menampik ada kepala daerah yang terjerat kasus video porno. "Kalau video porno kepala daerah itu ada. Kalau kesalahan dua sekaligus, korupsi kemudian dikasih ke wanita kaya belum ada," ungkapnya.

Sebelumnya, Direktur Pengembangan Jaringan dan Kerja Antar Komisi dan Instansi Komisi Pemberantasan Korupsi (PJ KAKI KPK), Sujanarko mengatakan praktik gratifikasi seksual marak terjadi dalam permainan APBD.

"Ada beberapa, tapi aku enggak bisa sebut (siapa saja) kepala daerah. Beberapa daerah, korupsi habis untuk main seks saja," kata Sujanarko di sela-sela Forum Anti Korupsi III di Hotel Four Seasons, Jakarta, Senin 30 Juli 2012 lalu.
(lil)
Berita Terkait
Oknum Pejabat Arogan,...
Oknum Pejabat Arogan, Jaga Emosi di Ruang Publik
Empat Pemimpin Negara...
Empat Pemimpin Negara yang Paling Korupsi di Dunia
Sindir Pejabat Korup...
Sindir Pejabat Korup Banyak Gimik, Mahfud MD: Baru Keluar Penjara Sudah Pidato Perangi Koruptor
Parlemen Vietnam Tetapkan...
Parlemen Vietnam Tetapkan Vo Van Thuong sebagai Presiden Baru
Firli Bahuri Heran Ketangkap...
Firli Bahuri Heran Ketangkap KPK Bilangnya Apes
KPK Sayangkan Masih...
KPK Sayangkan Masih Ada Pejabat yang Korupsi
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved