Marzuki Alie tawarkan penyidikan silang
Rabu, 01 Agustus 2012 - 12:50 WIB
Marzuki Alie tawarkan penyidikan silang
A
A
A
Sindonews.com - Penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM di Direktorat Korp Lalu Lintas (Dirkorlantas) di Mabes Polri sebaiknya dilakukan para penyidik bukan dari Polri. Hal itu penting untuk menghindari intervensi.
Ketua DPR Marzuki Alie mencoba mengusulkan sistem penyidikan silang khusus kasus-kasus terjadi di lembaga penegak hukum seperti Polri saat ini.
"Kalau korupsinya di kepolisian maka sebaiknya KPK sendiri yang bekerja. Kalau korupsi di KPK, polisi yang menindaklanjuti," jelas Marzuki melalui pesan singkatnya, Rabu (1/8/2012).
Jika penyidik KPK dari Polri harus melakukan pemeriksaan terhadap kasus di kepolisian, yang terjadi justru kasus itu tak selesai, mandek dan tidak jelas status hukumnya. Kondisi itu yang dikhawatirkan akan terjadi jika korupsi simulator ditangani penyidik dari Polri.
"Jeruk makan jeruk, kalau tidak dilakukan secara silang, maka kasus tersebut akan hilang begitu saja," ujarnya lagi.
Politikus Partai Demokrat ini juga memuji keberanian KPK. Mengusut dugaan korupsi di lingkungan Mabes Polri oleh KPK satu langkah jarang terjadi dan cukup berani. Apalagi, sebagian penyelidik yang diterjunkan itu sebagian dari kepolisian.
"Langkah KPK masuk ke lingkungan polisi patut diapresiasi, jadi seperti bersih-bersih rumah sendiri," pungkasnya.
Ketua DPR Marzuki Alie mencoba mengusulkan sistem penyidikan silang khusus kasus-kasus terjadi di lembaga penegak hukum seperti Polri saat ini.
"Kalau korupsinya di kepolisian maka sebaiknya KPK sendiri yang bekerja. Kalau korupsi di KPK, polisi yang menindaklanjuti," jelas Marzuki melalui pesan singkatnya, Rabu (1/8/2012).
Jika penyidik KPK dari Polri harus melakukan pemeriksaan terhadap kasus di kepolisian, yang terjadi justru kasus itu tak selesai, mandek dan tidak jelas status hukumnya. Kondisi itu yang dikhawatirkan akan terjadi jika korupsi simulator ditangani penyidik dari Polri.
"Jeruk makan jeruk, kalau tidak dilakukan secara silang, maka kasus tersebut akan hilang begitu saja," ujarnya lagi.
Politikus Partai Demokrat ini juga memuji keberanian KPK. Mengusut dugaan korupsi di lingkungan Mabes Polri oleh KPK satu langkah jarang terjadi dan cukup berani. Apalagi, sebagian penyelidik yang diterjunkan itu sebagian dari kepolisian.
"Langkah KPK masuk ke lingkungan polisi patut diapresiasi, jadi seperti bersih-bersih rumah sendiri," pungkasnya.
(lns)