Pemerintah diminta benahi Jamkesmas

Rabu, 01 Agustus 2012 - 09:06 WIB
Pemerintah diminta benahi...
Pemerintah diminta benahi Jamkesmas
A A A
Sindonews.com - Komisi IX DPR meminta pemerintah membenahi pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), terutama jelang peralihan menjadi Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS).

Wakil Ketua Komisi IX DPR Nova Riyanti Yusuf mengatakan, kondisi Jamkesmas sedang kacau sehingga banyak masyarakat terancam tidak tercover Jamkesmas karena tidak diperbolehkan mendaftar baru dengan alasan proses peralihan. Karena itu, pihaknya mendesak pemerintah untuk membenahi Jamkesmas sebelum masa peralihan ke BPJS.

“Saat ini kondisi Jamkesmas sedang kacau, banyak konstituen saya yang mengeluhkan tidak boleh mendaftar baru lagi,” ungkap Nova di Jakarta kemarin.
Menurut dia, penyelenggaraan BPJS Kesehatan masih tersisa sekitar satu setengah tahun lagi. Selama itu pula kesehatan masyarakat masih dicover melalui Jamkesmas.

Sebelum peralihan ke BPJS berlangsung, Nova meminta pemerintah tidak membatasi masyarakat yang ingin mendaftar baru Jamkesmas.

Menanggapi hal itu, Kepala Jamkesmas Kementerian Kesehatan Usman Sumantri mengatakan, pelayanan Jamkesmas sudah berjalan baik. Tahun ini Jamkesmas memang hanya mampu mengcover 76,4 juta jiwa masyarakat tidak mampu, lalu pada 2013 akan ditingkatkan menjadi 86,4 juta jiwa, dan pada 2014 ditargetkan mencapai 96,7 juta jiwa.

“Jadi tidak secara langsung seluruhnya masyarakat dicover dalam Jamkesmas. Proses penambahannya dilakukan secara bertahap,” kata Sumantri.

Dia menambahkan, salah satu alasan penambahan jumlah masyarakat yang dicover Jamkesmas dilakukan secara bertahap karena disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

Apalagi pemerintah juga punya prioritas lain untuk persiapan penyelenggaraan BPJS 2014 mendatang.
(lns)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Pentingnya Upaya Peningkatan...
Pentingnya Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Minta DPR Pakai Hak Angket untuk Selesaikan Ketegangan Polri vs Kejagung
Kapolri Tak Hadir di...
Kapolri Tak Hadir di Rapat Satgas PKH, Jubir: Semua Unsur Tetap Terwakili
Istana Belum Terima...
Istana Belum Terima Usulan Jaksa Agung soal Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah
Mensesneg Sebut Pengunduran...
Mensesneg Sebut Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus Tidak Pakai Keppres
Infografis
Pemerintah Baru Suriah...
Pemerintah Baru Suriah Bakal Tuntut Iran Rp4.870 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved