Hartati sebut kasusnya dipolitisasi
Selasa, 31 Juli 2012 - 10:10 WIB
Hartati sebut kasusnya dipolitisasi
A
A
A
Sindonews.com - Diseretnya nama anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hartati Murdaya dalam kasus dugaan suap penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) lahan perkebunan sawit di Kabupaten Buol memunculkan dugaan adanya politisasi dalam kasus itu.
Hartati Murdaya mengatakan, ada sejumlah pihak yang menginginkan namanya terus ada dalam penanganan kasus yang melibatkan Bupati Buol Amran Batalipu itu. Pasalnya, selama ini namanya terus disebut-sebut sebagai pihak yang ingin menyuap Amran melalui anak buahnya di PT Hardaya Inti Plantation (HIP).
"Jadi yang mendengarkan secara sepotong-spotong akan bingung, akhirnya dikembangkan ke mana-mana. Akhirnya ke partai lah, dan segala macam," katanya kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Senin 30 Juli 2012 malam.
Untuk itu, dirinya menegaskan akan berusaha menjelaskan seluruh persoalan tersebut kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah memeriksanya. "Saya ingin membantu KPK (mengungkap), supaya bisa mengungkapkan realita dan fakta, karena ini kan kompleks," tandasnya.
Hartati Murdaya mengatakan, ada sejumlah pihak yang menginginkan namanya terus ada dalam penanganan kasus yang melibatkan Bupati Buol Amran Batalipu itu. Pasalnya, selama ini namanya terus disebut-sebut sebagai pihak yang ingin menyuap Amran melalui anak buahnya di PT Hardaya Inti Plantation (HIP).
"Jadi yang mendengarkan secara sepotong-spotong akan bingung, akhirnya dikembangkan ke mana-mana. Akhirnya ke partai lah, dan segala macam," katanya kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Senin 30 Juli 2012 malam.
Untuk itu, dirinya menegaskan akan berusaha menjelaskan seluruh persoalan tersebut kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah memeriksanya. "Saya ingin membantu KPK (mengungkap), supaya bisa mengungkapkan realita dan fakta, karena ini kan kompleks," tandasnya.
(lil)