Polisi harus terapkan protap lebih persuasif

Sabtu, 28 Juli 2012 - 20:46 WIB
Polisi harus terapkan...
Polisi harus terapkan protap lebih persuasif
A A A
Sindonews.com - Pihak kepolisian seharusnya tidak menggunakan peluru tajam dalam menangani sejumlah konflik agraria di berbagai daerah di Indonesia. Pasalnya, polisi kerap kali hilang kendali dan menembakkan senjata apinya ke arah warga.

Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengatakan, penggunaan peluru tajam oleh polisi dalam menangani sejumlah konflik agraria justru membuat masyarakat marah, dan tidak mempercayai institusi penegak hukum itu.

"Sebagai pimpinan DPR saya sedih, dan menyesalkan adanya korban jiwa yang masih anak-anak dalam konflik di Ogan Ilir. Kenapa harus ada peluru tajam? Harus ada koreksi, dan investigasi. Semestinya polisi tidak menggunakan peluru tajam," katanya di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (28/7/2012).

Dia menegaskan, pihak kepolisian harus profesional dalam menangani aksi massa yang terjadi, karena polisi merupakan pengayom masyarakat. "Jangan sampai jatuh korban, termasuk sweeping," ujarnya.

Menurutnya, Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo sebenarnya telah memiliki prosedur dan tata cara penanganan (Protap) yang sangat bagus dalam menghadapi aksi massa di daerah. "Saya tahu kapolri orang yang profesional. Beliau selalu menyampaikan pandangannya, selalu menyampaikan tentang Protap yang jauh lebih baik, toleran, dan memberikan tempat pada nilai-nilai kemanusiaan, serta demokrasi," ujarnya.

Namun, kenyataan di lapangan justru sering kali Protap itu kurang dijalankan oleh anggota kepolisian sendiri. Untuk itu, politikus partai Golkar itu meminta polisi kembali mengedepankan pendekatan persuasif dalam menangani aksi massa.

"Saya minta protap untuk sekali lagi pada kenyataan di lapangan itu dilaksanakan seperti apa yang pernah disampaikan pada kita (DPR). Lebih persuasif," tukasnya.
(lil)
Berita Terkait
Sengketa Tanah Lambat...
Sengketa Tanah Lambat Diselesaikan, Besipae Terus Memanas
Belasan Tahun Berjuang,...
Belasan Tahun Berjuang, Ipong Berharap Tanahnya Bisa Kembali
Nenek Terusir Dari Rumahnya...
Nenek Terusir Dari Rumahnya Akibat Dirampas Mafia Tanah, Kini Tertatih Berjuang di Pengadilan
Istana Target Tahun...
Istana Target Tahun Ini 137 Kasus Konflik Agraria Dituntaskan
Hindari Konflik Agraria,...
Hindari Konflik Agraria, Ini Kuntungan Punya Sertifikat Tanah
Sengketa Lahan Petani...
Sengketa Lahan Petani dengan Perusahaan Pengelola Hutan, Pakar: Menteri LHK Harus Menengahi
Berita Terkini
DPR Usul Kemenhaj Bentuk...
DPR Usul Kemenhaj Bentuk BLU untuk Kelola Asrama Haji
Diduga Langgar Etik,...
Diduga Langgar Etik, Ketua KPU RI Dilaporkan ke DKPP Terkait Pembiaran Dokumen Ijazah Jokowi
Ketua Harian DPP Partai...
Ketua Harian DPP Partai Ummat: Harlah PKB Momentum Rekonsiliasi Politik Nasional
Penyidikan Kasus Bupati...
Penyidikan Kasus Bupati Rejang Lebong Meluas ke Bengkulu, Ini Alasan KPK
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Minta Maaf ke Presiden,...
Minta Maaf ke Presiden, Febrie Adriansyah Akan Buktikan Kebenaran Sesuai Fakta Hukum
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved