Kontras: Pemerintah harus hentikan penggunaan senjata

Sabtu, 28 Juli 2012 - 17:38 WIB
Kontras: Pemerintah...
Kontras: Pemerintah harus hentikan penggunaan senjata
A A A
Sindonews.com - Pemerintah harus segera menghentikan penggunaan kekuatan senjata, dan cara kriminalisasi dalam menghadapi masyarakat dalam berbagai konflik Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia.

Koordinator Badan Pekerja Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar mengatakan, selain tewasnya Angga bin Darmawan (12) yang terkena luka tembak di kepala, konflik lahan di Desa Limbang Jaya, Kecamatan Tanjung Batu, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, juga mengakibatkan empat orang kritis karena luka tembak.

"Ada empat orang terkena luka tembak dengan kondisi kritis, yakni Jessica (16), dan Dud binti Juning (30) yang dibawa RS Bhayangkara Palembang. Kemudian, Rusman bin alimin, dan satu korban lain yang belum diketahui identitasnya," katanya di Jakarta, Sabtu (28/7/2012).

Dia mengungkapkan, insiden kekerasan yang menewaskan seorang anak ini adalah buntut dari sengketa lahan antara warga 22 Desa sekitar PTPN VII Cinta Manis, terkait dengan pengambilalihan lahan usaha masyarakat sekitar.

"Kami menyayangkan peristiwa ini terjadi hanya dua hari setelah Presiden SBY menyatakan akan membentuk tim penyelesaian sengketa agraria. Hal ini menunjukkan jika pernyataan Presiden SBY diabaikan oleh Polisi yang berhadapan dengan masyarakat di Ogan Ilir," ujarnya.

Menurutnya, penyelesaian masalah tersebut tidak bisa hanya dengan menyerahkannya kepada aparat kepolisian. "Kami minta pemerintah segera menghentikan penggunaan kekuatan senjata dan cara kriminalisasi dalam menghadapi masyarakat di sengketa SDA. Kami juga minta Komnas HAM, dan Ombudsman segera melakukan investigasi atas tindak kekerasan di Ogan Ilir," tukasnya.
(lil)
Berita Terkait
Sengketa Tanah Lambat...
Sengketa Tanah Lambat Diselesaikan, Besipae Terus Memanas
Belasan Tahun Berjuang,...
Belasan Tahun Berjuang, Ipong Berharap Tanahnya Bisa Kembali
Nenek Terusir Dari Rumahnya...
Nenek Terusir Dari Rumahnya Akibat Dirampas Mafia Tanah, Kini Tertatih Berjuang di Pengadilan
Istana Target Tahun...
Istana Target Tahun Ini 137 Kasus Konflik Agraria Dituntaskan
Hindari Konflik Agraria,...
Hindari Konflik Agraria, Ini Kuntungan Punya Sertifikat Tanah
Sengketa Lahan Petani...
Sengketa Lahan Petani dengan Perusahaan Pengelola Hutan, Pakar: Menteri LHK Harus Menengahi
Berita Terkini
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved