Permintaan maaf Hari bagian dari skenario

Kamis, 26 Juli 2012 - 17:59 WIB
Permintaan maaf Hari...
Permintaan maaf Hari bagian dari skenario
A A A
Sindonews.com - Permintaan maaf terbuka disampaikan Hari Suwandi, salah seorang korban semburan lumpur Lapindo yang sempat berjalan kaki dari Porong-Jakarta cukup mengejutkan banyak pihak.

Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) pun menduga, apa yang dilakukan Hari merupakan salah satu bagian dari skenario yang sengaja diciptakan pihak tertentu.

"Dia yang awalnya begitu memperjuangkan, mempunyai keinginan yang begitu kuat dalam memperjuangkan masalah Lapindo, tiba-tiba berubah begitu saja tanpa ada sebuah prolog. Bagaimana mungkin tiba-tiba terjadi kejomplangan, kami juga tidak habis pikir, kenapa hal itu bisa terjadi. Apakah memang itu di skenariokan dari awal gitu, ya semacam itu," ungkap Divisi Advokasi dan HAM Kontras Sinung Karto di Kantor Kontras, Jakarta, Kamis (26/7/2012).

Sinung mengaku benar-benar tidak menduga, sebab hari Senin, atau dua hari lalu, Hari Suwandi masih bersikap biasa-biasa saja.

Bahkan, ketika ditanya soal perjuangannya di Jakarta, Hari masih semangat, dan mengaku akan melakukan aksinya sampai mendapat tanggapan dari pemerintah.

"Setelah melakukan aksinya di depan Istana, dia masih semangat. Setiap saya tanya, sampai kapan di sini, dia selalu bilang sampai presiden memberikan tanggapan," ujar Sinung.

Sinung tidak menampik, jika kemudian terjadi sesuatu hal yang tidak diketahui oleh siapapun, sehingga membuat Hari Suwandi berubah pikiran.

"Atau tiba-tiba ide itu berubah, pemikiran itu berubah satu hari, dua hari terakhir. Atau ada sesuatu kejadian tertentu yang membuat dia berubah secara drastis," tukas Sinung.

Seperti diketahui, usai waktu berbuka puasa kemarin, Hari Suwandi siaran langsung di TV One. Dalam tayangan tersebut, Hari menyampaikan permintaan maafnya kepada Aburizal Bakrie dan keluarganya.

Hari meminta maaf atas aksi yang telah dia lakukan. Begitu pula dengan sikap-sikapnya yang telah mengolok-olok Aburizal Bakrie dan keluarga saat melakukan aksi di Sidoarjo.
(lns)
Berita Terkait
Semburan Lumpur Mirip...
Semburan Lumpur Mirip Lapindo Gemparkan Warga Demak
Pantang Menyerah, Sri...
Pantang Menyerah, Sri Mulyani Terus Tagih Utang Lapindo
15 Tahun Lumpur Lapindo,...
15 Tahun Lumpur Lapindo, 234 Berkas Ganti Rugi Senilai Rp100 Miliar Tak Kunjung Tuntas
Semburan Lumpur Mirip...
Semburan Lumpur Mirip Lapindo di Perbatasan NTT-Timor Leste Viral di Medsos, Warga Panik
Utang Lapindo Terus...
Utang Lapindo Terus Menggunung, Pemerintah Didesak untuk Menagihnya
Pantang Menyerah, Kemenkeu...
Pantang Menyerah, Kemenkeu Kejar Terus Utang Lapindo
Berita Terkini
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved