Bos KLB masih di Purwakarta

Rabu, 25 Juli 2012 - 14:53 WIB
Bos KLB masih di Purwakarta
Bos KLB masih di Purwakarta
A A A
Sindonews.com - Pihak kepolisian masih memeriksa Bos Koperasi Langit Biru (KLB) Jaya Komara di Purwakarta, Jawa Barat, tempat penyidik Badan reserse Kriminal Polri menangkapnya.

"Tim penyidik masih melakukan pemeriksaan di Purwakarta, sebelum direncanakan akan dibawa ke Bareskrim Jakarta," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/7/2012).

Dia mengungkapkan, Jaya Komara ditangkap di Purwakarta pada Selasa 24 Juli 2012 lalu sekira pukul 17.00 WIB, di Jalan Veteran, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, saat hendak berbuka puasa. Penangkapan itu dilakukan setelah sehari sebelumnya pihak penyidik gagal menangkap Jaya Komara di sebuah hotel di Matraman, Jakarta Timur.

"Sehari sebelumnya, penyidik Polri melakukan penyelidikan di Jakarta. Kabarnya di sebuah hotel di bilangan Jakarta Timur. Setelah digerebek ternyata tidak ada," ungkapnya.

Bersama Jaya Komara, penyidik berhasil menyita uang tunai sebesar Rp41,6 juta, dan satu unit telepon selular. "Penyidik masih akan terus memeriksa tersangka, termasuk adanya kemungkinan tersangka lain yang ikut di dalamnya," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polri mengaku tidak kesulitan dalam menangkap Jaya Komara setelah menjadi buron kasus dugaan penipuan dan penggelapan melalui KLB. Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Sutarman mengatakan, pihak Kepolisian tidak mengalami kesulitan saat menangkap Jaya Kumara, karena telah memiliki sistem yang mudah untuk mendeteksi para buronan polisi.

"Setelah DPO kita, dia kan melarikan diri. Kita punya kemampuan untuk mendeteksi, dari deteksi itu dia diketahui ada di satu tempat, dan dari informasi di diyakini ada di Karawang," katanya.

Dia mengungkapkan, pemeriksaan terhadap Jaya Komara saat ini diambil alih Mabes polri, karena Polda Metro Jaya dan Polres Tangerang melimpahkan kasus itu, selain itu jumlah korban yang cukup banyak banyak juga menjadi alasan mabes Polri mengambil alih kasus ini.
(lil)
Berita Terkait
Gelapkan Rp1,7 Miliar,...
Gelapkan Rp1,7 Miliar, Aipda DS Dilaporkan di Propam Polda Sumsel
Diduga Lakukan Penipuan,...
Diduga Lakukan Penipuan, Pasutri Ini Dijebloskan ke Tahanan Polda Metro
Surat SP2HP Terbit,...
Surat SP2HP Terbit, Kuasa Hukum Pelapor: Hormati Proses Hukum yang Berjalan
Pelaku Penipuan yang...
Pelaku Penipuan yang Beraksi di Natuna Ditangkap di Batam
Makan Uang Perusahaan...
'Makan' Uang Perusahaan Ratusan Juta, Sales Diciduk Polres Kobar
Ditipu Rp1,5 M, Pria...
Ditipu Rp1,5 M, Pria Asal Surabaya Langsung Polisikan Direktur 2 Perusahaan
Berita Terkini
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved