Pengadaan alutsista harus sesuai renstra
Senin, 23 Juli 2012 - 08:44 WIB
Pengadaan alutsista harus sesuai renstra
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah dinilai perlu untuk menentukan skala prioritas pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) melalui penelitian yang mumpuni. Pasalnya, pembangunan sistem pertahanan membutuhkan tahapan waktu yang cukup panjang, sehingga setiap pengadaan bisa tepat sesuai kebutuhan.
Anggota Komisi I DPR Susaningtyas Kertopati mengatakan, membangun sistem pertahanan negara serta armada dan angkatan yang kuat tidak bisa seketika, tapi harus bertahap. "Justru itu dalam tahapannya kita harus sesuai renstra dan taat akan visi-misi pertahanan kita, bukan sekadar menjadikan modernisasi sebagai alat getar kita kepada negara lain saja,” ujarnya di Jakarta, Minggu 22 Juli 2012.
Direktur Eksekutif Imparsial Poengky Indarty menuturkan, di tengah terbatasnya anggaran negara dan fakta krisis ekonomi global, maka penting bagi DPR dan pemerintah untuk berhati-hati dan lebih cermat lagi dalam pengalokasian anggaran untuk pertahanan. Dia menilai perlunya skala prioritas yang bertahap dan berjenjang dalam melakukan modernisasi alutsista.
Dengan begitu, lanjut dia, pembelian alutsista benar-benar didasarkan atas kebutuhan objektif pertahanan Indonesia, dan bukan didasarkan atas kebutuhan politis, apalagi jika ditunjukkan untuk mencari keuntungan segelintir kelompok dan elite di pemerintah.
Anggota Komisi I DPR Susaningtyas Kertopati mengatakan, membangun sistem pertahanan negara serta armada dan angkatan yang kuat tidak bisa seketika, tapi harus bertahap. "Justru itu dalam tahapannya kita harus sesuai renstra dan taat akan visi-misi pertahanan kita, bukan sekadar menjadikan modernisasi sebagai alat getar kita kepada negara lain saja,” ujarnya di Jakarta, Minggu 22 Juli 2012.
Direktur Eksekutif Imparsial Poengky Indarty menuturkan, di tengah terbatasnya anggaran negara dan fakta krisis ekonomi global, maka penting bagi DPR dan pemerintah untuk berhati-hati dan lebih cermat lagi dalam pengalokasian anggaran untuk pertahanan. Dia menilai perlunya skala prioritas yang bertahap dan berjenjang dalam melakukan modernisasi alutsista.
Dengan begitu, lanjut dia, pembelian alutsista benar-benar didasarkan atas kebutuhan objektif pertahanan Indonesia, dan bukan didasarkan atas kebutuhan politis, apalagi jika ditunjukkan untuk mencari keuntungan segelintir kelompok dan elite di pemerintah.
(lil)