Puluhan anggota DPR siap gabung Nasdem

Minggu, 22 Juli 2012 - 09:28 WIB
Puluhan anggota DPR...
Puluhan anggota DPR siap gabung Nasdem
A A A
Sindonews.com – Puluhan anggota DPR dari berbagai partai politik (parpol) segera bergabung menjadi kader partai Nasdem menjelang Pemilu 2014.

Ketua Umum Partai Nasdem Patrice Rio Capella mengungkapkan, para wakil rakyat itu tertarik dengan semangat perubahan yang konsisten disuarakan partainya. Menurut Rio, sedikitnya ada 37 politikus di DPR yang sudah melakukan penjajakan maupun komitmen untuk bergabung dengan partainya. "Selama ini kami sudah membangun komunikasi yang intens. Mereka dari lintas partai. Kami tentu menyambut baik niat mereka untuk berjuang bersama kami dalam gerbong perubahan," ujar Rio di Jakarta, Sabtu 21 Juli 2012.

Dia optimistis, dalam dua tahun ke depan bakal semakin banyak tokoh dan politikus yang bergabung dengan Nasdem. Lantas, siapa saja mereka? Dengan alasan etika politik, Rio belum bersedia menyebutkannya. Dia juga enggan mengungkapkan dari partai apa mayoritas anggota DPR yang bakal bergabung dengan Nasdem. Yang jelas, bergabungnya mereka ke Nasdem tinggal menunggu waktu.

"Soal kapan waktunya, ya kita tunggu saja,” kata Rio.

Dia menekankan, rencana bergabungnya puluhan politikus Senayan dari lintas partai ke Nasdem tidak ada hubungannya dengan wacana Partai Nasdem memberikan dana sosialisasi atau kampanye bagi para calon anggota legislatif (caleg) yang akan bertarung pada Pemilu 2014.

Komunikasi dengan para politisi ini, kata Rio, sudah dibuka jauh hari sebelum Nasdem membahas rencana memodali para calegnya. Rio mencontohkan mantan politikus Partai Golkar Jeffrie Geofannie yang akhir Februari 2012 lalu memutuskan mundur dari DPR untuk langsung bergabung dengan Nasdem.

Adapun rencana Nasdem memberi bantuan dana kampanye untuk para calegnya antara Rp5 miliar hingga Rp10 miliar per orang baru mencuat awal Juni 2012. Apakah para anggota DPR yang akan bergabung dengan Nasdem ini otomatis bakal menjadi caleg? "Mereka memang populer semuanya. Tapi tentu kita punya mekanisme rekrutmen caleg tersendiri. Apalagi kader-kader kita juga berkualitas dan selalu dibekali pendidikan serta pelatihan. Setelah resmi bergabung, kita persilakan mereka ikut seleksi seperti kader lainnya,” jawab Rio.

Rio juga menyatakan bahwa selain 37 anggota DPR aktif, di berbagai daerah, jumlah anggota parlemen atau DPRD yang sudah berkomitmen bergabung dengan Nasdem jauh lebih banyak lagi. “Anggota DPRD yang sudah mundur misalnya di Sumatera Utara dan Bengkulu. Mereka melepas keanggotaannya di Dewan sekaligus di partai lama karena sangat yakin dengan kekuatan NasDem," tandas Rio.

Lantas, bagaimana parpol-parpol yang memiliki kursi di DPR menyikapi kabar ini? Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari yang juga salah satu wakil ketua MPR mengatakan partainya tidak mempermasalahkan jika pada Pemilu 2014 nanti ada sejumlah kader yang maju bersama Nasdem.

"Kader non-legislator maupun anggota DPR sekalipun tidak masalah bagi kami bila ingin pindah partai, termasuk ke Nasdem. Sesuai dengan konstitusi, semua orang memiliki hak memilih dan dipilih. Melalui partai apa, itu adalah pilihan politiknya," ujar Hajriyanto.

Dia menekankan, siapa pun yang berniat pindah partai agar konsisten dengan pilihannya. Undang-Undang (UU) Partai Politik mengatur bahwa kader tidak boleh memiliki keanggotaan ganda dalam berpartai. Sementara itu, Ketua DPP Partai Demokrat Achsanul Qosasi mengaku belum mendengar ada kader Demokrat yang akan pindah partai dalam waktu dekat.

Saat ini, kata dia, semua jajaran Demokrat masih fokus dengan berbagai agenda kerja menyukseskan program pemerintah dan mengintensifkan turun ke daerah pemilihan (dapil). “Mungkin (anggota DPR) yang berniat pindah partai menilai ada kelebihan yang selama ini tidak mereka temukan di partainya. Atau visi perjuangan mereka lebih pas dengan partai baru," kata Achsanul.

Ketua DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Saleh Husin juga mengaku belum mendengar ada anggota fraksinya di DPR yang berniat pindah ke Nasdem. “Dan belum ada juga yang mengajukan pengunduran diri,”ungkapnya.

Saleh berharap anggota Fraksi Hanura yang berniat pindah ke partai mana pun, termasuk Nasdem, untuk menyampaikan pernyataan pengunduran diri secara resmi sedini mungkin. “Tapi sebaiknya diklarifikasi dulu. Sebutkan saja nama-namanya. Sejauh ini saya belum tahu soal itu,” kata Saleh.

Pengamat politik dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung Asep Warlan Yusuf memandang, sejak awal muncul dan berdiri, Partai Nasdem dan organisasi masyarakat (ormas) Nasional Demokrat memang sudah menjadi magnet yang sangat menarik karena mengusung ide restorasi dan perubahan.

Terlebih, jajaran pendiri dan pengurus ormas serta partainya terdiri atas tokoh-tokoh nasional. "Jadi tidak mengherankan bila kehadiran Nasdem membuat banyak politikus atau kader partai lain tertarik untuk bergabung,” pandang Asep.
(lil)
Berita Terkait
PKS, PD, Nasdem Tak...
PKS, PD, Nasdem Tak Masuk Daftar Undangan, PAN: Yang Diundang Atas Restu Presiden
Koalisi Interdependen...
Koalisi Interdependen Miliki Peluang Besar Usung Anies Baswedan
Momen Akrab AHY Sambut...
Momen Akrab AHY Sambut Surya Paloh di Markas Demokrat
Disebut Dukung Moeldoko...
Disebut Dukung Moeldoko Jadi Capres 2024, NasDem: Pada Kurang Gizi Nih
Pengamat Nilai Koalisi...
Pengamat Nilai Koalisi Nasdem, Demokrat, dan PKS Sulit Terwujud, Cawapres Jadi Ganjalan
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved