Hari Suwandi dipingpong Istana
Selasa, 17 Juli 2012 - 16:02 WIB
Hari Suwandi dipingpong Istana
A
A
A
Sindonews.com - Kesan kecewa tampak dari raut muka warga korban lumpur Lapindo Hari Suwandi. Pemandangan ini terlihat ketika dia menceritakan keinginannya untuk bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Sudah satu pekan dirinya berusaha bertemu dengan presiden asal Partai Demokrat itu, hingga kini belum ada respon yang jelas dari kalangan Istana Negara. Padahal pihaknya sudah beraudiensi dengan pihak Sekretariat Negara (Setneg) yang terletak di Jalan Veteran III Jakarta.
"Kemarin pada saat sebelum kita masuk ke DPR, jubir (juru bicara) presiden sudah menjanjikan bahwa ada permintaan dari Pak Hari Suwandi dan kami siap menerima Pak Hari Suwandi. Tapi sampai sekarang belum ada pernyataan audiensi, kurang lebih sudah seminggu. Intinya kami dipingpong," cetusnya.
Kepada wartawan di Istana Negara, pekan lalu, Juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengaku akan merespon permintaan Hari untuk bertemu dengan Presiden SBY.
Julian akan menindakklanjuti pertemuan tersebut. Namun Julian tidak menjanjikan Hari bisa bertemu SBY, namun oleh menteri atau pihak terkait.
Seperti diketahui, Hari tiba di Jakarta pada 8 Juli ini setelah 25 hari berjalan kaki dari kampung halamannya di Porong, Sidoarjo, pada 14 Juni 2012 lalu.
Sudah satu pekan dirinya berusaha bertemu dengan presiden asal Partai Demokrat itu, hingga kini belum ada respon yang jelas dari kalangan Istana Negara. Padahal pihaknya sudah beraudiensi dengan pihak Sekretariat Negara (Setneg) yang terletak di Jalan Veteran III Jakarta.
"Kemarin pada saat sebelum kita masuk ke DPR, jubir (juru bicara) presiden sudah menjanjikan bahwa ada permintaan dari Pak Hari Suwandi dan kami siap menerima Pak Hari Suwandi. Tapi sampai sekarang belum ada pernyataan audiensi, kurang lebih sudah seminggu. Intinya kami dipingpong," cetusnya.
Kepada wartawan di Istana Negara, pekan lalu, Juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengaku akan merespon permintaan Hari untuk bertemu dengan Presiden SBY.
Julian akan menindakklanjuti pertemuan tersebut. Namun Julian tidak menjanjikan Hari bisa bertemu SBY, namun oleh menteri atau pihak terkait.
Seperti diketahui, Hari tiba di Jakarta pada 8 Juli ini setelah 25 hari berjalan kaki dari kampung halamannya di Porong, Sidoarjo, pada 14 Juni 2012 lalu.
(kur)