Hari Suwandi sebut Ical pembohong
Selasa, 17 Juli 2012 - 13:54 WIB
Hari Suwandi sebut Ical pembohong
A
A
A
Sindonews.com - Bakal calon presiden yang diusung Partai Golkar Aburizal Bakrie dicap pembohong oleh warga korban lumpur Sidoarjo Hari Suwandi. Sebab, pernyataan pria yang biasa disapa Ical itu tidak sesuai dengan fakta.
Misalnya dalam persoalan ganti rugi kepada korban Lapindo. Kepada publik pihak Bakrie mengaku sudah menghabiskan biaya hingga Rp7 triliun untuk mengurus ganti rugi korban lumpur Lapindo. Hal itu dianggap Hari Suwandi sebagai pernyataan yang berlebihan.
Dituturkan Hari, pihak Bakrie hanya menyelesaikan 4 ribu berkas dari 13 ribu berkas warga. Penyelesaian 4 ribu berkas itu senilai Rp71 miliar.
"Mereka keluarkan uang, seperti yang dikatakan media, bahwa Aburizal Bakrie sudah mengeluarkan Rp7 triliun lebih. Sedangkan kerugian warga lumpur Lapindo yang terkena peta area terdampak sejak tahun 2007 itu cuma Rp3,8 triliun," ujar Hari di depan Wisma Bakrie II, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/7/2012).
Hari berjanji tidak akan pulang ke Sidoarjo, dan tetap berada di Jakarta untuk menagih janji Bakrie melakukan penyelesaian ganti rugi kepada para korban lumpur Lapindo.
"Yang jelas aksi ini akan saya lakukan sampai ada kejelasan atau penyelesaian total, bukan dari penyelesaian janji atau apapun. Bahwasanya kita mau dijanjikan hari ini, tanggal segini. Saya tetap enggak akan pulang. Kalau saya sudah dapat informasi dari warga saya bahwa semua sudah selesai baru saya akan pulang," tukasnya.
Seperti diketahui, Hari tiba di Jakarta pada 8 Juli ini setelah 25 hari berjalan kaki dari kampung halamannya di Porong, Sidoarjo, pada 14 Juni 2012 lalu.
Misalnya dalam persoalan ganti rugi kepada korban Lapindo. Kepada publik pihak Bakrie mengaku sudah menghabiskan biaya hingga Rp7 triliun untuk mengurus ganti rugi korban lumpur Lapindo. Hal itu dianggap Hari Suwandi sebagai pernyataan yang berlebihan.
Dituturkan Hari, pihak Bakrie hanya menyelesaikan 4 ribu berkas dari 13 ribu berkas warga. Penyelesaian 4 ribu berkas itu senilai Rp71 miliar.
"Mereka keluarkan uang, seperti yang dikatakan media, bahwa Aburizal Bakrie sudah mengeluarkan Rp7 triliun lebih. Sedangkan kerugian warga lumpur Lapindo yang terkena peta area terdampak sejak tahun 2007 itu cuma Rp3,8 triliun," ujar Hari di depan Wisma Bakrie II, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/7/2012).
Hari berjanji tidak akan pulang ke Sidoarjo, dan tetap berada di Jakarta untuk menagih janji Bakrie melakukan penyelesaian ganti rugi kepada para korban lumpur Lapindo.
"Yang jelas aksi ini akan saya lakukan sampai ada kejelasan atau penyelesaian total, bukan dari penyelesaian janji atau apapun. Bahwasanya kita mau dijanjikan hari ini, tanggal segini. Saya tetap enggak akan pulang. Kalau saya sudah dapat informasi dari warga saya bahwa semua sudah selesai baru saya akan pulang," tukasnya.
Seperti diketahui, Hari tiba di Jakarta pada 8 Juli ini setelah 25 hari berjalan kaki dari kampung halamannya di Porong, Sidoarjo, pada 14 Juni 2012 lalu.
(kur)