Pencapresan Ical dievaluasi?
Selasa, 17 Juli 2012 - 10:44 WIB
Pencapresan Ical dievaluasi?
A
A
A
Sindonews.com - Partai Golkar dikabarkan kembali mengevaluasi pencalonan Aburizal Bakrie (Ical) sebagai calon presiden (capres) yang akan diusung maju ke Pemilu Presiden 2014. Indikasi tersebut terlihat dari adanya pertemuan Ketua DPD Partai Golkar se-Indonesia di Bali.
Namun oleh Wakil Sekjen Partai Golkar Nurul Arifin, kabar itu dibantah. Menurut Nurul, pertemuan itu bukan untuk mengevaluasi pencapresan Ical, tapi untuk mengevaluasi strategi catur sukses untuk memenangkan pilpres pada 2014.
"Pertemuan diinisiasi untuk menyatukan langkah, konsep dan strategi dalam upaya memenangkan Pak Ical sebagai Presiden RI," jelas Nurul melalui pesan singkatnya, Selasa (17/7/2012).
Menurut anggota Komisi II DPR RI ini sangat tidak benar kalau pertemuan itu disinyalir untuk mengevaluasi Ical, sebab pencapresan Ketua Umum Partai Golkar itu sudah final dan tak bisa diganti dengan capres lain. "Asumsi itu salah," tukasnya.
Ditekankan Nurul, pertemuan yang dilaksanakan di Bali itu pun tidak dihadiri seluruh DPD se Indonesia seperti rumor, melainkan hanya dihadiri oleh ketua DPD 1. "Tidak ada dari DPP, hanya para ketua DPD 1," pungkasnya.
Namun oleh Wakil Sekjen Partai Golkar Nurul Arifin, kabar itu dibantah. Menurut Nurul, pertemuan itu bukan untuk mengevaluasi pencapresan Ical, tapi untuk mengevaluasi strategi catur sukses untuk memenangkan pilpres pada 2014.
"Pertemuan diinisiasi untuk menyatukan langkah, konsep dan strategi dalam upaya memenangkan Pak Ical sebagai Presiden RI," jelas Nurul melalui pesan singkatnya, Selasa (17/7/2012).
Menurut anggota Komisi II DPR RI ini sangat tidak benar kalau pertemuan itu disinyalir untuk mengevaluasi Ical, sebab pencapresan Ketua Umum Partai Golkar itu sudah final dan tak bisa diganti dengan capres lain. "Asumsi itu salah," tukasnya.
Ditekankan Nurul, pertemuan yang dilaksanakan di Bali itu pun tidak dihadiri seluruh DPD se Indonesia seperti rumor, melainkan hanya dihadiri oleh ketua DPD 1. "Tidak ada dari DPP, hanya para ketua DPD 1," pungkasnya.
(lns)