Amran ungkap fulus dari Hartati

Kamis, 12 Juli 2012 - 12:05 WIB
Amran ungkap fulus dari...
Amran ungkap fulus dari Hartati
A A A
Sindonews.com - Dugaan pengusaha Hartati Murdaya sebagai otak penyuapan dalam kasus pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, semakin terbuka.

Bupati Buol Amran Batalipu melalui kuasa hukumnya Amat Ente Daim megungkapkan, Hartati telah
memberikan sejumlah uang kepada Bupati Buol Amran Batalipu. Amat menjelaskan, pemberian uang
sebesar Rp2 miliar tersebut diberikan untuk dana kampanye Bupati Buol dan bukan untuk pengurusan HGU.

"Kalau hasil pemeriksaan, Pak Amran terima uang itu untuk bantuan Pilkada (Buol) dari Hartati,“ ujarnya kepada wartawan saat akan berkunjung ke Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (12/7/2012).

Amat pun mengatakan, uang tersebut ternyata tak hanya diterima kliennya. Namun, uang tersebut ternyata juga dibagikan Hartati kepada sejumlah calon bupati lainnya yang ikut dalam pemilihan Bupati di Buol, Sulawesi Tengah.

“Ada calon lain yang terima dari perusahaan (PT Hardaya Inti Plantations)," tegasnya. Bahkan tim pengacara Amran Batalipu ini juga mendapat informasi mengenai pemberian bantuan oleh Hartati Mudaya selaku pemilik PT HIP, sudah merupakan tradisi. Dimana bantuan diberikan kepada setiap daerah yang melangsungkan Pilkada dan di sana terdapat aset perusahaannya.

"Menurut informasi, hampir semua Ibu Hartarti Murdaya beri bantuan kepada setiap daerah yang ada asetnya. Kepada calon-calon yang ikut dalam Pilkada itu," ucapnya.

Seperti diketahui, Amran Batalipu merupakan incumbent dalam Pilkada Buol Sulawesi Tengah. Bahkan saat penangkapan dugaan suap oleh tim KPK terhadap tersangka Yani Anshori tanggal 26 Juni 2012 lalu, di Buol tengah berlangsung kampanye Pilkada.

Amran Batalipu ditangkap KPK karena diduga menerima suap dari anak buah Hartati Murdaya bernama Yani Anshori yang merupakan Manajer PT HIP. Namun dugaan KPK, suap itu diberikan untuk memuluskan pengurusan sebuah HGU perusahaan kelapa sawit milik Hartati Mudaya yang ada di Buol.
(kur)
Berita Terkait
Bupati Buol Akui Terima...
Bupati Buol Akui Terima Duit Rp160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, JPU Akan Analisis
Bupati Buol Akui Terima...
Bupati Buol Akui Terima Duit Rp160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK dari Terdakwa RPTKA
Mantan Kepala BPN Riau...
Mantan Kepala BPN Riau Jadi Tersangka Suap Pengurusan HGU
Kades Dikeroyok Warga...
Kades Dikeroyok Warga Gara-gara Mengingkatkan Salat Ied di Rumah
Kasus Korupsi Bupati...
Kasus Korupsi Bupati Kuansing, KPK Periksa Kepala Kanwil BPN Riau
Komitmen Berantas Korupsi,...
Komitmen Berantas Korupsi, PTPN Respons Mantan Pejabat Jadi Tersangka KPK
Berita Terkini
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved