Pemerintah belum tuntaskan kemacetan di Merak

Selasa, 10 Juli 2012 - 09:10 WIB
Pemerintah belum tuntaskan...
Pemerintah belum tuntaskan kemacetan di Merak
A A A
Sindonews.com - Terus terjadinya kemacetan di sepanjang jalur menuju Pelabuhan Merak, Banten menunjukkan lemahnya koordinasi antarinstansi pemerintah dalam menangani transportasi.

Anggota Komisi V DPR Arwani Thomafi mengatakan, Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN hingga saat ini belum memberikan solusi nyata untuk mengatasi tumpukan kendaraan yang akan menyebrang ke Bakauheni, Bandar Lampung. Padahal, Kementerian Perhubungan adalah pihak yang paling bertanggungjawab atas transportasi, sementara Kementerian BUMN bertanggungjawab atas pengelolaan ASDP.

"Kami minta agar kedua instansi tersebut dapat melakukan koordinasi lebih intensif, dan serius untuk menyelesaikan persoalan di penyeberangan Merak-Bakauheni," katanya melalui siaran persnya kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (10/7/2012).

Dia mengungkapkan, penyelesaian kemacetan tersebut harus dilakukan secara komprehensif dan tidak parsial. "Penambahan kapal yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi kemacetan di penyeberangan Merak-Bakauheni jelas bukan menjadi solusi satu-satunya. Justru langkah ini seperti menyederhanakan persoalan," ujarnya.

Dia menegaskan, Penambahan armada kapal penyeberangan yang dilakukan pemerintah dalam kenyataannya tak menyelesaikan persoalan. Malah, kebijakan tersebut terkesan hanya bersifat parsial, serta tidak komprehensif.

Temuan Ombudsman Republik Indonesia yang merekomendasikan perbaikan infrastruktur, dan manajemen operasional pelabuhan menurutnya, harus dijadikan bahan evaluasi untuk menuntaskan persoalan kemacetan itu.

"Perbaikan secara komprehensif dan menyeluruh mutlak dilakukan. Tidak lama lagi, kita akan menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran," tukasnya.
(lil)
Berita Terkait
Kemenhub Ungkap Penyebab...
Kemenhub Ungkap Penyebab Kemacetan di Pelabuhan Merak
Kemacetan di Merak,...
Kemacetan di Merak, Bambang Haryo: Karena Kurangnya Dermaga
Gapasdap Buka Suara...
Gapasdap Buka Suara Terkait Kemacetan di Merak - Bakauheni di Masa Libur Lebaran 2024
8 Buffer Zone Disiapkan...
8 Buffer Zone Disiapkan Antisipasi Macet Horor Mudik 2025 di Pelabuhan Merak
Gapasdap: Kemacetan...
Gapasdap: Kemacetan di Merak–Bakauheni saat Nataru Akibat Keterbatasan Dermaga
Kemacetan di Penyeberangan...
Kemacetan di Penyeberangan Merak Dikeluhkan, Gapasdap Minta Pemerintah Bangun Dermaga
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved