Penting, rekam jejak caleg
Selasa, 10 Juli 2012 - 08:17 WIB
Penting, rekam jejak caleg
A
A
A
Sindonews.com – Rekrutmen calon legislatif oleh partai politik (parpol) dinilai bisa memulihkan citra partai ke depan. Karena itu, partai dituntut transparan dalam menentukan calon wakil rakyatnya.
"Saya kira parpol harus serius melakukan penjaringan dan rekrutmen caleg. Proses pembenahan penjaringan caleg harus dimulai dari penetapan kriteria-kriteria ideal dari caleg seperti rekam jejak yang positif, integritas, empati, dan loyal,” kata pengamat politik dari Charta Politika, Arya Fernandes, di Jakarta, enin 9 Juli 2012.
Menurut dia, memang ada dilema bagi partai antara menegosiasikan karakter personal caleg dan basis kekuatan politik. Setiap parpol pasti dihadapkan pada situasi di mana ada caleg yang kuat secara basis politik, tetapi lemah secara kualitas personal dan karakter personal.
“Inilah tantangan yang besar dari partai yaitu menjaring caleg yang kuat basis politiknya dan positif karakter dan rekam jejaknya,” ujarnya.
Pengamat politik dari Universitas Parahyangan Bandung, Asep Warlan Yusuf menambahkan, jika dilihat dari sikap politik parpol saat ini, mereka belum ada semangat ataupun keinginan berbenah dalam pencalegan nanti.
Hal itu bisa dilihat dari bagaimana parpol menyikapi kadernya yang tersangkut masalah, baik masalah hukum maupun masalah moralitas. “Kalau terhadap kader yang sudah duduk di legislatif juga parpol tidak mau berbenah dan bersikap tegas, itu artinya dalam pencalegan nanti tidak akan ada perbaikan signifikan," katanya.
"Saya kira parpol harus serius melakukan penjaringan dan rekrutmen caleg. Proses pembenahan penjaringan caleg harus dimulai dari penetapan kriteria-kriteria ideal dari caleg seperti rekam jejak yang positif, integritas, empati, dan loyal,” kata pengamat politik dari Charta Politika, Arya Fernandes, di Jakarta, enin 9 Juli 2012.
Menurut dia, memang ada dilema bagi partai antara menegosiasikan karakter personal caleg dan basis kekuatan politik. Setiap parpol pasti dihadapkan pada situasi di mana ada caleg yang kuat secara basis politik, tetapi lemah secara kualitas personal dan karakter personal.
“Inilah tantangan yang besar dari partai yaitu menjaring caleg yang kuat basis politiknya dan positif karakter dan rekam jejaknya,” ujarnya.
Pengamat politik dari Universitas Parahyangan Bandung, Asep Warlan Yusuf menambahkan, jika dilihat dari sikap politik parpol saat ini, mereka belum ada semangat ataupun keinginan berbenah dalam pencalegan nanti.
Hal itu bisa dilihat dari bagaimana parpol menyikapi kadernya yang tersangkut masalah, baik masalah hukum maupun masalah moralitas. “Kalau terhadap kader yang sudah duduk di legislatif juga parpol tidak mau berbenah dan bersikap tegas, itu artinya dalam pencalegan nanti tidak akan ada perbaikan signifikan," katanya.
(lil)