Sakit perut, KPK akan bantarkan Neneng
Senin, 09 Juli 2012 - 20:06 WIB
Sakit perut, KPK akan bantarkan Neneng
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan pembantaran tersangka kasus korupsi pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Neneng Sri Wahyuni.
Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, KPK akan memastikan kondisinya kepada dokter di RS Polri untuk mengetahui apakah Neneng memang perlu dirawat inap atau tidak.
"Direktur penyidikan sudah mengirimkan surat ke RS Polri. Kalau dia perlu dirawat, maka akan dibantarkan," ujar Johan di kantornya, Jakarta Senin (9/7/2012).
Johan mengatakan, istri dari Muhamad Nazaruddin tersebut menderita sakit sejak Jumat malam. Dia mengeluh pusing dan sakit di bagian perut. Namun Johan tidak merinci jenis penyakit yang dialami Neneng.
Diketahui, KPK telah mengirim dokter dari Rumah Sakit Abdi Waluyo untuk melakukan pemeriksaan. Setelah tak kunjung sembuh, akhirnya KPK memutuskan untuk merujuk Neneng ke Rumah Sakit Polri, Jakarta. "Sejak Jumat malam Neneng sudah di RS Polri," tegas Johan.
Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, KPK akan memastikan kondisinya kepada dokter di RS Polri untuk mengetahui apakah Neneng memang perlu dirawat inap atau tidak.
"Direktur penyidikan sudah mengirimkan surat ke RS Polri. Kalau dia perlu dirawat, maka akan dibantarkan," ujar Johan di kantornya, Jakarta Senin (9/7/2012).
Johan mengatakan, istri dari Muhamad Nazaruddin tersebut menderita sakit sejak Jumat malam. Dia mengeluh pusing dan sakit di bagian perut. Namun Johan tidak merinci jenis penyakit yang dialami Neneng.
Diketahui, KPK telah mengirim dokter dari Rumah Sakit Abdi Waluyo untuk melakukan pemeriksaan. Setelah tak kunjung sembuh, akhirnya KPK memutuskan untuk merujuk Neneng ke Rumah Sakit Polri, Jakarta. "Sejak Jumat malam Neneng sudah di RS Polri," tegas Johan.
(san)