Agung Laksono mangkir lagi
Kamis, 05 Juli 2012 - 20:32 WIB
Agung Laksono mangkir lagi
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) kembali mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia tak hadir untuk kedua kalinya.
Sedianya pentolan Partai Golkar itu akan dimintai keterangan terkait kasus korupsi PON Riau ke-18 menyeret tersangka Kadispora Riau Lukman Abas.
Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan terjadi miskomunikasi antara KPK dengan Agung Laksono. Pemeriksaan hari ini sebenarnya atas permintaan Agung sendiri, namun kemudian Agung sendiri tak hadir dengan alasan KPK tak siap memeriksanya.
“Ini mungkin ada miskomunikasi. Kami bukan tidak siap,“ ujar Johan dalam keterangan persnya di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (5/7/2012).
“Dia kirim surat ke KPK bahwa dirinya bisa diperiksa sebagai saksi tanggal 5 Juli 2012 jam 10 pagi. Kami berdasarkan keterangan itu, maka kami jadwalkan," jelasnya.
Karena itu, pernyataan KPK tidak siap memeriksa Agung adalah tidak tepat. “Kami tidak pernah menyatakan tidak siap. Kalau tidak siap, kan tidak mungkin dijadwalkan,“ tegasnya.
Atas ketidaksepahaman komunikasi itu, KPK tetap akan menjadwal ulang pemanggilan terhadap Agung Laksono.
Sebelumnya Agung Laksono membantah bahwa dirinya dikatakan mangkir dari panggilan KPK.
"Saya tidak bisa memenuhi surat panggilan KPK karena suratnya mendadak, sedangkan saya harus berada di Kendari mewakili Presiden pada acara Pespawari 2012," kata Agung kepada wartawan.
Dia mengatakan, surat panggilan KPK baru diterima pada Senin 2 Juli 2012 siang hari sementara pada 3 Juli 2012 dirinya harus berada di Kendari. Kemudian pada 4 Juli 2012 dirinya harus berada di Morotai dalam rangka persiapan Sail Morotai 2012.
Untuk itu, dirinya telah meminta KPK untuk menjadwalkan ulang agenda pemanggilan dirinya sebagai saksi. "Saya sudah meminta KPK untuk menjadwalkan ulang yakni pada Kamis 5 Juli 2012 dan saya siap untuk memberikan keterangan dan klarifikasi kepada KPK," katanya.
Namun, tambah Agung, pihak penyidik KPK sepertinya belum siap untuk menerima kedatangan dirinya pada hari yang dimohonkan untuk pemanggilan ulang. Dia pun meminta pemanggilan ulang pada Jumat 6 Juli 2012 atau Senin 9 Juli 2012 atau sesudah tanggal 14 Juli 2012.
"Saya pada 10-13 Juli 2012 harus berada di London guna memimpin delegasi RI pada pertemuan KTT Keluarga Berencana di Inggris," tukasnya.
Sedianya pentolan Partai Golkar itu akan dimintai keterangan terkait kasus korupsi PON Riau ke-18 menyeret tersangka Kadispora Riau Lukman Abas.
Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan terjadi miskomunikasi antara KPK dengan Agung Laksono. Pemeriksaan hari ini sebenarnya atas permintaan Agung sendiri, namun kemudian Agung sendiri tak hadir dengan alasan KPK tak siap memeriksanya.
“Ini mungkin ada miskomunikasi. Kami bukan tidak siap,“ ujar Johan dalam keterangan persnya di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (5/7/2012).
“Dia kirim surat ke KPK bahwa dirinya bisa diperiksa sebagai saksi tanggal 5 Juli 2012 jam 10 pagi. Kami berdasarkan keterangan itu, maka kami jadwalkan," jelasnya.
Karena itu, pernyataan KPK tidak siap memeriksa Agung adalah tidak tepat. “Kami tidak pernah menyatakan tidak siap. Kalau tidak siap, kan tidak mungkin dijadwalkan,“ tegasnya.
Atas ketidaksepahaman komunikasi itu, KPK tetap akan menjadwal ulang pemanggilan terhadap Agung Laksono.
Sebelumnya Agung Laksono membantah bahwa dirinya dikatakan mangkir dari panggilan KPK.
"Saya tidak bisa memenuhi surat panggilan KPK karena suratnya mendadak, sedangkan saya harus berada di Kendari mewakili Presiden pada acara Pespawari 2012," kata Agung kepada wartawan.
Dia mengatakan, surat panggilan KPK baru diterima pada Senin 2 Juli 2012 siang hari sementara pada 3 Juli 2012 dirinya harus berada di Kendari. Kemudian pada 4 Juli 2012 dirinya harus berada di Morotai dalam rangka persiapan Sail Morotai 2012.
Untuk itu, dirinya telah meminta KPK untuk menjadwalkan ulang agenda pemanggilan dirinya sebagai saksi. "Saya sudah meminta KPK untuk menjadwalkan ulang yakni pada Kamis 5 Juli 2012 dan saya siap untuk memberikan keterangan dan klarifikasi kepada KPK," katanya.
Namun, tambah Agung, pihak penyidik KPK sepertinya belum siap untuk menerima kedatangan dirinya pada hari yang dimohonkan untuk pemanggilan ulang. Dia pun meminta pemanggilan ulang pada Jumat 6 Juli 2012 atau Senin 9 Juli 2012 atau sesudah tanggal 14 Juli 2012.
"Saya pada 10-13 Juli 2012 harus berada di London guna memimpin delegasi RI pada pertemuan KTT Keluarga Berencana di Inggris," tukasnya.
(lns)