Kontras minta Presiden evaluasi TNI/Polri di Papua

Rabu, 27 Juni 2012 - 14:41 WIB
Kontras minta Presiden...
Kontras minta Presiden evaluasi TNI/Polri di Papua
A A A
Sindonews.com - Penambahan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri di Papua dianggap tidak membuat situasi menjadi aman. Sebaliknya, keberadaan pasukan bersenjata itu membuat takut dan trauma rakyat Papua.

"Bertambahnya pasukan TNI dan Polri, sama dengan menambahnya kekerasan di Papua. Penambahan pasukan TNI dan Polri tidak ada signifikansi mencegah atau memberikan rasa aman bagi Papua," ujar Koordinator Kontras Haris Azhar di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (27/6/2012).

Haris menjelaskan, akan menjadi sangat tidak logis menambah jumlah pasukan ke Papua. Selain itu DPR harus membuat rekomendasi supaya aparat di sana dievaluasi.

"Kami minta DPR membuat rekomendasi ke Presiden supaya Presiden dapat mengevaluasi keberadaan, sistem, maupun kinerja TNI dan Polri di sana," terangnya.

Haris berharap, DPR bisa memberikan solusi konkret dalam upaya pengusutan sejumlah kekerasan di Papua, khususnya yang termasuk pelanggaran HAM. "DPR harus membantu dan melakukan tekanan, akses tim komisi ini untuk membantu mengetahui apa penyebabnya," pungkasnya. (san)
(hyk)
Berita Terkait
Belajar dari AS, Jangan...
Belajar dari AS, Jangan Jadikan Papua Komoditas Politik Rasisme
Keluar dari Situasi...
Keluar dari Situasi Konflik di Papua
Perang Saudara di Beoga...
Perang Saudara di Beoga Papua Berakhir, Proses Dijaga Ketat TPNPB-OPM
Wamena Papua Kembali...
Wamena Papua Kembali Mencekam, 10 Rumah Dibakar dan 4 Warga Terluka
Kodam XVII/Cenderawasih...
Kodam XVII/Cenderawasih Pastikan Penyidikan Oknum Prajurit TNI Pelaku Penganiayaann Terus Jalan
Polri Ajak Mahasiswa...
Polri Ajak Mahasiswa dan Pemuda Bantu Selesaikan Masalah Papua
Berita Terkini
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Operasi Patuh Bakal...
Operasi Patuh Bakal Digelar Menjelang Nataru
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK seusai Terjaring OTT
KPK Sudah Tentukan Status...
KPK Sudah Tentukan Status Hukum Bupati Muara Enim Edison
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved