Apapun alasannya, SBY harusnya undang Anas
Kamis, 14 Juni 2012 - 17:07 WIB
Apapun alasannya, SBY harusnya undang Anas
A
A
A
Sindonews.com - Tidak diundangnya Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam pertemuan deklarator dan pendiri Partai Demokrat menyisakan kejanggalan. Alasan pertemuan tersebut hanya dihadiri oleh pendiri partai, dianggap sebagai alasan yang mengada-ada.
Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengatakan, apapun alasannya Anas Urbaningrum seharusnya diundang sebagai Ketua Umum Partai Demokrat saat ini.
"Ini adalah partai politik dan bukan fans club. Apapun kekurangan Anas, seharusnya dia harus tetap diundang dalam acara tersebut," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (14/6/2012).
Menurutnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat tidak dapat mematuhi AD/ART partai yang telah disepakati.
Tindakan SBY yang tidak mengikutsertakan Anas dalam pertemuan tersebut menurut Anas, merupakan suatu hal yang seharusnya tidak dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina.
"Kalau pertemuan tersebut adalah konsolidasi internal partai, seharusnya melibatkan seluruh pentolan dari Partai Demokrat. Harusnya SBY bisa melihat AD/ART terlebih dahulu dengan melakukan tindakannya seperti ini," tukasnya. (lil)
Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengatakan, apapun alasannya Anas Urbaningrum seharusnya diundang sebagai Ketua Umum Partai Demokrat saat ini.
"Ini adalah partai politik dan bukan fans club. Apapun kekurangan Anas, seharusnya dia harus tetap diundang dalam acara tersebut," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (14/6/2012).
Menurutnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat tidak dapat mematuhi AD/ART partai yang telah disepakati.
Tindakan SBY yang tidak mengikutsertakan Anas dalam pertemuan tersebut menurut Anas, merupakan suatu hal yang seharusnya tidak dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina.
"Kalau pertemuan tersebut adalah konsolidasi internal partai, seharusnya melibatkan seluruh pentolan dari Partai Demokrat. Harusnya SBY bisa melihat AD/ART terlebih dahulu dengan melakukan tindakannya seperti ini," tukasnya. (lil)
()