Polri masih cari video porno mirip Karolin

Rabu, 13 Juni 2012 - 15:53 WIB
Polri masih cari video...
Polri masih cari video porno mirip Karolin
A A A
Sindonews.com - Kepolisian masih mencari video porno mirip anggota Dewan untuk mempercepat proses penyelidikan terhadap kasus yang disebut-sebut melibatkan politikus asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Karolin Margret Natasa.

"Walaupun belum mendapat laporan, kita sudah melanjutkan untuk mencari dokumen asli dari video tersebut untuk kepentingan penyelidikan. Pada dasarnya kita harus menyelidikinya dahulu, teknologi informasi dengan rekayasa gambar kan sangat mudah," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/6/2012).

Dia mengatakan, saat ini video asli dari kasus tersebut telah dihapus, sehingga membuat polisi kesulitan menemukan siapa yang pertama kali mengunggah video tersebut.

"Untuk membuktikan siapa yang ada di dalam video tersebut kita membutuhkan dokumen aslinya dan nantinya diharapkan kita bisa mengungkap kasus itu secepatnya. Sedangkan saat ini dokumen yang di internet sudah dihapus," tukasnya.

Menurutnya, jika terbukti maka pelaku akan dikenakan undang-undang informasi dan transaksi elektronika. "Yang jelas ini akan dikenakan UU Teknologi Informasi, tapi kita lihat dulu, dan kita buktikan hukum pidananya apa, jika terbukti dikenakan pidana 5 tahun kepada para pelaku diantaranya UU teknologi informasi itu," jelas Saud.

Sebelumnya, anggota Komisi IX itu mempertimbangkan untuk melaporkan kasus video porno mirip anggota Dewan kepada Mabes Polri karena dianggap telah mencemarkan nama baiknya. (lil)
()
Berita Terkini
Hakim Sebut Andrie Yunus...
Hakim Sebut Andrie Yunus Rendahkan Wibawa Pengadilan karena Tak Pernah Hadiri Sidang
Geledah Ruangan Silmy...
Geledah Ruangan Silmy Karim, KPK Sita Uang Puluhan Juta
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved