Komisi III: KPP cari sensasi

Selasa, 12 Juni 2012 - 16:17 WIB
Komisi III: KPP cari...
Komisi III: KPP cari sensasi
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Nasir Djamil tak mau merespon laporan Koalisi Pemantau Peradilan (KPP) ke Badan Kehormatan (BK) atas dugaan pelanggaran kode etik dengan mengintervensi lembaga yudikatif. Nasir justru meminta BK menolak aduan KPP, karena hanya cari perhatian publik.

"Kalau saya menganjurkan agar BK menolak laporan itu. Karena apa yg dilaporkan ICW cs itu tidak mendasar dan hanya cari sensasi saja," kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu saat dihubungi wartawan, Selasa (12/6/2012).

Syarifuddin Suding, anggota Komisi III yang juga dilaporkan KPP ini, juga mengungkapkan hal senada. Dia tak mau mempersoalkan laporan KPP. Tapi dia meyakinkan, pihaknya tidak mengintervensi kebijakan MA.

"Silakan melapor. Kami melaksanakan tugas dan fungsi kedewanan, tidak ada intervensi. Dugaan itu hanya prasangka-prasangka saja," tukas Suding.

Sementara anggota Komisi III Ahmad Yani yang turut dilaporkan, menuding KPP tak tahu apa-apa soal konstitusi. Menurutnya Komisi III melakukan fungsi pengawasan bukan melakukan intervensi.

"Mereka sangat tidak paham konstitusi UU, dan fungsi pengawasan, dan reprensentasi," tukas Yani.(lin)
()
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
Di Mana Perang Dunia...
Di Mana Perang Dunia III akan Terjadi? Ini Titik Geopolitik Terpanas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved