Golkar persilakan JK nyapres dari partai lain
Rabu, 06 Juni 2012 - 19:21 WIB
Golkar persilakan JK nyapres dari partai lain
A
A
A
Sindonews.com - Partai golkar memberi peluang bagi kadernya untuk maju dalam Pemilihan Presiden, meski dicalonkan partai lain. Peluang ini diperoleh tanpa harus keluar dari keanggotaan Partai Golkar.
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan jika Jusuf Kalla (JK) mau maju sebagai calon presiden bisa saja dari partai lain tanpai harus keluar dari partai Golkar.
"Saya tidak melihat dia harus keluar dari golkar. Dari golkar sendiri tidak ada ketentuan sendiri," tutur Akbar saat dihubungi wartawan, Rabu (6/6/2012).
Sudah tidak ada pintu bagi JK maju dari partai berlambang beringin ini, karena Golkar sudah tinggal menunggu waktu untuk menetapkan Aburizal Bakrie (Ical) sebagai calon Presiden (Capres).
"Kalau Golkar kan sudah dikatakan oleh Ical pak JK silahkan menjadi capres untuk partai lain, Golkar sudah menetapkan capresnya. Secara definitif akan dikukuhkan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) nanti," ucapnya.
Mantan ketua umum PB HMI ini mengakui elektabilitas mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla lebih tinggi dari Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie.
"Ya kalau mengenai apa yang kita ketahui saat ini soal elektabilitas JK dengan Ical memang JK memang di atas Ical dari beberapa survei terakhir," tukasnya.(azh)
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan jika Jusuf Kalla (JK) mau maju sebagai calon presiden bisa saja dari partai lain tanpai harus keluar dari partai Golkar.
"Saya tidak melihat dia harus keluar dari golkar. Dari golkar sendiri tidak ada ketentuan sendiri," tutur Akbar saat dihubungi wartawan, Rabu (6/6/2012).
Sudah tidak ada pintu bagi JK maju dari partai berlambang beringin ini, karena Golkar sudah tinggal menunggu waktu untuk menetapkan Aburizal Bakrie (Ical) sebagai calon Presiden (Capres).
"Kalau Golkar kan sudah dikatakan oleh Ical pak JK silahkan menjadi capres untuk partai lain, Golkar sudah menetapkan capresnya. Secara definitif akan dikukuhkan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) nanti," ucapnya.
Mantan ketua umum PB HMI ini mengakui elektabilitas mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla lebih tinggi dari Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie.
"Ya kalau mengenai apa yang kita ketahui saat ini soal elektabilitas JK dengan Ical memang JK memang di atas Ical dari beberapa survei terakhir," tukasnya.(azh)
()