Komisi III belum bulat soal seleksi hakim agung

Senin, 04 Juni 2012 - 08:47 WIB
Komisi III belum bulat...
Komisi III belum bulat soal seleksi hakim agung
A A A
Sindonews.com – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) belum satu suara soal kelanjutan seleksi hakim agung tahap uji kepatutan dan kelayakan.

Mereka mempertimbangkan akan mengembalikan 12 orang calon hakim agung yang diusulkan oleh Komisi Yudisial (KY). Sebagian kalangan anggota Komisi III ingin agar KY melengkapi jumlah calon hakim agung, sesuai dengan kuota rekrutmen periode ini, yaitu 15 orang calon untuk memilih lima hakim agung. Wakil Ketua Komisi III DPR Nasir Jamil mengatakan, wacana pengembalian para calon hakim agung ini muncul dalam rapat internal komisi.Wacana ini disepakati sebagian besar fraksi, namun ada juga fraksi yang menolak.

"Ini (usulan calon hakim agung) dikembalikan karena kurang kuota yang diminta oleh DPR. Dikembalikan agar bisa menjadi pelajaran kepada KY agar tidak terjadi lagi kekurangan. Alokasi anggaran yang diberikan kepada KY harusnya 15 calon hakim agung, bukan 12," ujarnya di Jakarta, Minggu (3/6/2012).

Alasan bahwa kualitas para calon hakim agung yang mengikuti tes wawancara tidak mumpuni untuk melanjutkan seleksi ke Komisi III, menurutnya tidak tepat. Kualitas dan kuantitas hakim, menurutnya akan berjalan alamiah. "Nanti kita rapatkan dengan MA (Mahkamah Agung) kalau memang diputuskan akan dikembalikan kita akan beri tahu kepada MA," ujarnya.

Pada seleksi kali ini, KY memang tidak bisa memenuhi kuota yang ditetapkan. Lembaga rekrutmen hakim agung ini seharusnya menyerahkan 15 orang calon hakim agung atau sebanyak tiga kali lipat dari jumlah hakim yang dibutuhkan MA yakni lima orang. KY beralasan kualitas para calon hakim agung tidak bisa memenuhi kriteria yang ditentukan, sehingga tidak bisa memaksa untuk memenuhi kuota. (lil)
()
Berita Terkini
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved