SBY harus terbuka soal grasi Corby

Rabu, 30 Mei 2012 - 15:50 WIB
SBY harus terbuka soal...
SBY harus terbuka soal grasi Corby
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta segera menjelaskan soal alasan pemberian grasi terhadap terpidana narkotika Schapelle Leigh Corby.

Jika pemberian grasi itu merupakan negosiasi antara Indonesia dengan Australia, maka hal tersebut wajar dan harus dimaklumi. Tapi, pemerintah harus menjelaskan secara terbuka.

"Ketika ada opini publik yang bilang ada negosiasi, ini juga harus dijelaskan. Bagi saya, terbuka saja kalau ada negosiasi kedua belah pihak," ujar Ketua Komisi I DPR Mahfud Siddiq di Gedung DPR Jakarta Rabu (30/5/2012).

Hingga hari ini, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku belum memiliki informasi terkait ada atau tidaknya negosiasi tersebut.

"Kami belum punya info soal ini. Bagi kami di Komisi I, kalaupun ada negosiasi antar kedua negara, sah-sah saja. Tapi kami mau tahu," ujarnya lagi.

Pemerintah yang pasti harus memberikan penjelasan seterang-terangnya. Meskipun grasi adalah hak prerogatif presiden. "Karena ini kan menyangkut narkoba," imbuhnya.

Kata Mahfud pemberian grasi itu dapat menjadi preseden buruk bagi bangsa Indonesia. "Indonesia ini sudah menjadi pasar narkoba. Menurut saya, grasi terhadap Corby, ada preseden buruk bagi Indonesia," tandasnya.(lin)
()
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved