KPK kesulitan jerat Anas

Kamis, 24 Mei 2012 - 15:44 WIB
KPK kesulitan jerat...
KPK kesulitan jerat Anas
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum disebut-sebut terlibat dalam korupsi pembangunan Sport Center Hambalang oleh terpidana korupsi Wisma Atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin.

Namun, hingga kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih belum memiliki bukti kuat untuk menetapkannya sebagai tersangka.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, KPK berencana memanggil Anas untuk dimintai keterangan. Namun, Johan masih belum mengetahui kapan pemanggilan itu dilakukan.

"Yang bersangkutan memang hendak dimintai keterangan, terkait proses penyelidikan Hambalang. Tapi saya belum dapat jadwalnya," ujar Johan kepada wartawan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (24/5/2012).

Ditambahkan Johan, untuk menjerat Anas dibutuhkan bukti yang kuat. Sampai saat ini, bukti-bukti itu masih belum ditemukan. Untuk itu, pihaknya baru mengumpulkan keterangan-keterangan dari sejumlah saksi, seperti Menteri Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Andi Mallarangeng dan dua orang buahnya di Kemenpora, yakni Ismiati dan Diana.

"Sejauh mana info atau data yang disampaikan pihak-pihak terperiksa, tentu akan dianalisa dan ditelusuri oleh penyelidik KPK," terangnya.

Lebih lanjut, Johan menambahkan, kesulitan mengungkap kasus tersebut adalah jangka waktu yang cukup lama. "Kebanyakan dari proses penyelidikan di luar ialah untuk menentukan dan mencari dua alat bukti yang cukup. Karena perlu diketahui, proses ini kan pengadaannya sejak 1-2 tahun lalu," ungkapnya. (san)
()
Berita Terkini
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Infografis
7 Kapolda Jebolan Akpol...
7 Kapolda Jebolan Akpol 1994, Ada Mantan Direktur KPK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved