Harga jet tempur Sukhoi mencurigakan

Rabu, 23 Mei 2012 - 19:19 WIB
Harga jet tempur Sukhoi...
Harga jet tempur Sukhoi mencurigakan
A A A
Sindonews.com - Imparsial mencium adanya kejanggalan dalam pengadaan jet tempur Sukhoi. Disinyalir ada pihak ketiga yang terlibat dalam mekanisme pembelian pesawat jet tempur pabrikan Rusia itu.

Direktur Eksekutif Imparsial Poengky Indarti mengindikasikan pembelian jet tempur Sukhoi dari Rusia tidak dalam harga yang wajar. Adanya kejanggalan harga tak terlepas dari strategi Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk membeli Sukhoi melalui mekanisme kredit ekspor.

"Keterlibatan pihak ketiga atau agen menjadi tidak dapat dihindari ini sangat janggal. Meskipun pihak Kementerian Pertahanan menyatakan satu unit pesawat Sukhoi SU 30 MK2 adalah USD54,8 juta. Ini artinya, untuk total enam unit Sukhoi, harga keseluruhan adalah USD328,8 juta," ujarnya dalam konferensi pers dengan tema 'Ketidakwajaran dan Kemahalan harga serta Kejanggalan Mekanisme pembelian Sukhoi' di kantor Imparsial, Jalan Slamet Riyadi No.19, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (23/5/2012).

Sementara itu, jika dibandingkan dengan harga resmi yang dipublikasikan Rosoboronexport per Agustus 2011, harga Sukhoi SU 30 MK sebesar USD60-70 juta per unit.

Dengan demikian, untuk enam unit Shukoi dengan menggunakan batas maksimal harga sebesar USD70, maka pembelian Shukoi sudah lengkap. Sehingga total pembelian enam unit Sukhoi menjadi USD420 juta.

"Sementara itu, total anggaran yang dialokasikan untuk pembelian senilai USD470 juta. Dengan demikian, masih ada sisa sebesar USD50 juta," pungkasnya.

Sekedar diketahui, pemerintah Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian pesawat tempur Sukhoi 30MK2 sebanyak enam unit dari pemerintah Federasi Rusia sebagai bagian dari rencana pembentukan satu skuadron Sukhoi yang berbasis di Pangkalan Udara Hasanudin, Makassar. (wbs)
()
Berita Terkini
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim: Mereka Tahu Saya Tidak Bersalah
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved