Saatnya berikan punishment kepada parpol

Sabtu, 05 Mei 2012 - 14:47 WIB
Saatnya berikan punishment...
Saatnya berikan punishment kepada parpol
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi III DPR, Indra SH menuturkan, Pemilihan Presiden 2014 mendatang adalah momentum bagi masyarakat untuk memberikan punisment (hukuman) terhadap sejumlah partai politik (parpol). Pasalnya, banyak kader partai politik yang terlibat kasus korupsi.

Maka itu, masyarakat diharapkan bijak dalam memilih calon presiden dari partai yang konsen terhadap pemberantasan korupsi.

"Pilpres 2014 adalah momentum buat masyarakat untuk memberikan punishment partai mana yang tak punya komitmen memberantas korupsi, partai mana yang banyak terlibat korupsi, itulah kesempatan publik memberikan punishment bagi politisi,"ujarnya dalam acara diskusi Polemik Sindoradio dengan tema 'Mencuci Uang Koruptor' di Warung Daun Jalan Cikini Raya No.26, Jakarta Pusat, Sabtu (5/5/2012).

Lebih lanjut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, mengatakan bahwa partainya konsen dalam pemberantasan korupsi. "Bagi kita di PKS, semuanya harus di clear-kan dan tak boleh ditoleran,"ungkapnya.

Pada kesempatan itu dia juga mengingatkan pentingnya peran publik, DPR dan media dalam pemberantasan korupsi. "Saya juga berharap peran publik, peran publik adalah memberantas korupsi. DPR melakukan pengawasan dan media melakukan sosial kontrol,"pungkasnya.
()
Berita Terkini
Nanik S Deyang Diangkat...
Nanik S Deyang Diangkat sebagai Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana, Dasco: Pilihan yang Tepat
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Kepala BGN Diganti,...
Kepala BGN Diganti, Istana Pastikan Program MBG Tidak Terganggu
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Kasus Kuota Haji, Pengacara Gus Yaqut Sebut Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
Dadan Hindayana Dicopot...
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dasco Puji Pemerintah Dengar Aspirasi Masyarakat
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Infografis
Trump Tuntut Ukraina...
Trump Tuntut Ukraina Bayar Kembali Rp8.184 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved