Arie mengaku lelah soal kasus cek pelawat

Senin, 23 April 2012 - 16:22 WIB
Arie mengaku lelah soal...
Arie mengaku lelah soal kasus cek pelawat
A A A
Sindonews.com - Arie Malangjudo atau dikenal juga dengan nama Ahmad Hakim Safari telah selesai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus cek pelawat dengan tersangka Miranda Swaray Goeltom.

Mantan Direktur PT Wahana Esa Sejati ini mengaku diperiksa penyidik seputar hubungannya dengan Miranda. Namun sayangnya, menurut Arie dirinya tak begitu mengenal Miranda.

"Saya lebih banyak ditanya tentang perkenalan saya dengan Ibu Miranda, kapan perkenalan saya," tutur Ari kepada wartawan di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Senin (23/4/2012).

Menurut Ari, dirinya memang tahu Miranda tapi tidak mengenal dengan baik. "Terus terang saya enggak ngerti, karena saya diperkenalkan bulan Agustus setelah beliau terpilih," ujar Arie.

Ditanya seputar bantahan Nunun terhadap keterangannya dalam sidang, Arie yang mengenakan kemeja batik abu-abu ini hanya tersenyum. Dirinya, kata Arie menyerahkan semuanya kepada proses hukum. Fakta hukum yang akan membuktikan.

"Saya, biar fakta pengadilan saja deh. Nanti kalau saya bicara, saya sudah cukup lelah dari tahun 2009," ujarnya sambil memohon untuk meninggalkan KPK.(lin)
()
Berita Terkini
Momen Angela Tanoesoedibjo...
Momen Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator Perindo yang Aktif Kawal APBD dan Turun ke Masyarakat
Mengoptimalkan Potensi...
Mengoptimalkan Potensi Sawit sebagai Sumber Energi Terbarukan
KPK Tegaskan Tidak Ada...
KPK Tegaskan Tidak Ada Perlakuan Istimewa terhadap Febrie Adriansyah
Pakar Hukum: Kemiskinan...
Pakar Hukum: Kemiskinan Bukan Alasan Pembenaran Lakukan Kejahatan
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
Klaim China di Perairan...
Klaim China di Perairan Natuna, Pakar Minta Indonesia Pertahankan Kedaulatan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved