Mendagri tegur Habib Rizieq

Jum'at, 20 April 2012 - 19:10 WIB
Mendagri tegur Habib...
Mendagri tegur Habib Rizieq
A A A
Sindonews.com - Penyerangan terhadap masjid Ahmadiyah di Kampung Cisaro, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, saat ini sedang diselidiki. Siapa pelaku dan apa motifnya sedang didalami aparat kepolisian.

"Ini sedang diselidiki Kepolisian. Kepolisian sedang bergerak. Siapa yang melakukan tindak kekerasan ya dihukum. Pendekatannya harus ke situ," tegas Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/4/2012).

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, meminta agar Kepala Daerah setempat segera menindaklanjuti surat edaran Mendagri terkait organisasi massa yang melakukan tindakan anarkis. Terlebih indikasi kuat pelaku penyerangan itu adalah organisasi Front Pembela Islam (FPI).

"Itu saya sudah buat edaran, untuk ingatkan UU No 88 tahun 1985 agar memberikan tindakan adminsitratif. Pertama, beri peringatan keras, kedua pembekuan, dan ketiga pembubaran," papar Gamawan.

Terkait FPI, kata Gamawan pihaknya telah memberikan teguran kedua kepada organisasi pimpinan Rizieq Shihab. "Untuk tingkat nasional sudah kita berikan teguran kedua, setelah insiden Monas dan penyerangan kantor Kemendagri," tegasnya.(lin)
()
Berita Terkini
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Menteri Imipas Dukung Proses Penegakan Hukum
Harta Kekayaan Silmy...
Harta Kekayaan Silmy Karim Rp234,5 Miliar, Kini Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Infografis
Habib Rizieq Divonis...
Habib Rizieq Divonis Denda Rp20 Juta Kasus Kerumunan Megamendung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved