Golkar tentukan Capres melalui survei

Kamis, 12 April 2012 - 13:01 WIB
Golkar tentukan Capres...
Golkar tentukan Capres melalui survei
A A A
Sindonews.com - Politisi Partai Golkar Tantowi Yahya mengatakan dalam tradisi Golkar, penentuan calon Presiden dilakukan melalui survei dan aspirasi yang berkembang di masyarakat.

"Dalam pencapresan perlu diperhatikan juga aspirasi yang bergerak di bawah dan dikombinasikan dengan hasil survei," ujar Tantowi kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/4/2012).

Selain itu, Tantowi menekankan Golkar sebagai partai berbasis kader memberi kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin baik presiden atau pemimpin di daerah dengan mikanisme melalui survei.

"Golkar adalah partai kader semua berangkat dari kader dan mempunyai peluang yang sama, mekanisme yang digunakan adalah survei," tandasnya.

Menurut Tantowi jika dalam survei pencapresan muncul sejumlah tokoh Golkar maka hal itu sah-sah saja, seperti Mantan wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Dewan Pertimbangan Golkar Akbar Tanjung, dan Wakil Ketua Umum Golkar Fadel Muhammad. "Pak Akbar, Pak JK, Fadel itu sah-sah saja," ucapnya.

Namun sejauh ini Golkar masih condong untuk mengusung Aburizal Bakrie (Ical) sebagai calon presiden, mengingat perkembangan aspirasi dari bawah. "Ada 33 DPD 1, dan sekitar 27 sudah menyampaikan suaranya," jelasnya.

Tantowi juga tidak menampik dalam pencapresan nanti dalam internal Golkar pasti ada persaingan. "Rival itu pasti ada apalagi atasan caleg aja bersaring," ungkap mantan presenter ini.

Masih kata Tantowi, pihaknya tidak mempermasalahkan jika ada pengamat politik yang menilai Ical terlalu bersemangat untuk menjadi calon Presiden. "Itu kan pendapat pengamat, itu sah-sah saja," tukasnya. (san)
()
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Pro Kontra Fedi Nuril...
Pro Kontra Fedi Nuril di Medsos soal Capres yang Tak Dipilihnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved