Sistem pemilu tertutup lebih murah & sederhana

Senin, 09 April 2012 - 14:12 WIB
Sistem pemilu tertutup...
Sistem pemilu tertutup lebih murah & sederhana
A A A
Sindonews.com - Lobi-lobi partai politik terkait rancangan perubahan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum masih buntu dan belum menemukan satu keputusan bulat. Namun Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersikukuh mendorong sistem pemilu tertutup.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Anis Matta mengatakan, sistem pemilu tertutup dinilai lebih simpel dan sederhana. Selain itu sistem pemilu tertutup diyakini merupakan format pemilu murah dan efektif, seperti yang selama ini dicari oleh PKS.

"Supaya kompetisi tidak dalam partai, tapi luar partai saja," terang Anis Matta kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/4/2012).

Menurut Anis, kalau soal ambang batas parlemen (parliamentary threshold), pihaknya bersikap lebih fleksibel. Kemungkinan, kata dia, nanti ketemu di tengah jalan. Sebab, partai yang selama ini bersikukuh dengan PT lima sudah mulai turun.

"Kalau PT lebih fleksibel, 3-5 walapun mungkin ketemunya. Yang di atas sudah mau turun yang di bawah mau naik," jelasnya.

Selain itu, tambah dia, masalah krusial yang tidak kunjung selesai adalah pembagian per daerah pemilihan. Tapi rata-rata sudah mulai ada titik temu. "Kalau kursi per dapil sebagian besar 3-10," tambahnya.

Meskipun empat krusial RUU Pemilu masih dalam perdebatan, kata Anis, semua pimpinan DPR berharap perdebatan itu selesai melalui jalan musyawarah dan tidak melalui voting. "Kita usahakan tidak voting di paripurna," tukasnya. (san)
()
Berita Terkini
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved