PKS tunggu keterangan resmi SBY

Rabu, 04 April 2012 - 13:40 WIB
PKS tunggu keterangan...
PKS tunggu keterangan resmi SBY
A A A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera mengeluarkan pernyataan resmi tekait status PKS di Sekretariat Gabungan (Setgab).

"Kami menunggu keputusan formil, mulainya kan baik-baik, akhirinya juga baik-baik. Kami kan partai paling awal yang mendukung SBY," ujar Wakil Sekretaris Jendral (Sekjen) PKS Fahri Hamzah di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/4/2012).

Ditambahkan Fahri, petinggi PKS hanya ingin menerima pernyataan resmi dari SBY, pasalnya PKS berkoalisi dengan SBY. "Pimpinan PKS hanya mau dengar Pak SBY," jelasnya.

Fahri mempertanyakan sikap anggota Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Syarief Hasan yang mengeluarkan pernyataan tidak jelas. "Saya mau tanya statement Syarief Hasan artinya apa? Dia lagi ngomong apa, saya tidak ngerti," sindirnya.

Masih kata Fahri, pimpinan PKS sepakat untuk menunggu pernyataan resmi dari SBY. Karena yang memulai koalisi permintaan SBY.

Selain itu, pihaknya cukup dewasa dalam menyikapi persoalan. Meskipun sejumlah kader Partai Demokrat mendesak keluar dari koalisi. "Kami cukup dewasa dalam menghadapi masalah, makanya kami menunggu saja," tukasnya. (san)
()
Berita Terkini
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Infografis
Kepengurusan PMI Pimpinan...
Kepengurusan PMI Pimpinan Jusuf Kalla Resmi Diakui Menkum
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved